Minyak light sweet diperdagangkan di level US$97.13 per barel di New York setelah Departemen Energi AS melaporkan kenaikan stok minyak ke level tertinggi sejak bulan Maret 2012.
IHSG kemarin (8/5) ditutup naik 22 poin (+0.53%) ke level 4,181.07 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp154 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. UNTR, ASII, SMGR, BBRI, dan TLKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG mengalami teknikal rebound setelah penurunan yang cukup dalam, kenaikan yang terjadi masih lemah karena IHSG masih berada dalam minor downtrend yang berakibat penguatan terbatas tersebut hanya terjadi pada saham-saham yang relatif kecil volume transaksinya.
IHSG sendiri kembali tutup di atas MA20, stochastic sudah reversal walaupun MACD masih downtrend.
Pada perdagangan hari ini (9/5) IHSG masih berada pada minor downtrend-nya, sehingga disarankan agar melakukan selektif buying pada saham-saham yang mempunyai volatilitas tinggi.
Adapun saham-saham yang layak diperhatikan adalah PGAS, INDF, GJTL, dan LPKR.
(etr/ang)











































