Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96.19 per barel di New York setelah data Jobless Claims tercatat turun ke level terendah dalam sebulan terakhir.
IHSG kemarin (10/5) ditutup naik 4 poin (+0.11%) ke level 4,133.63 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp361 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, SMGR, BBRI, ADRO, dan UNTR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG bergerak mixed di area positif dan negatif yang berarti bahwa pergerakan IHSG masih berimbang antara sentimen reversal dan bearish, sebelum akhirnya ditutup naik tipis.
IHSG ditutup di level support dengan posisi MACD Histogram masih memberikan sinyal downtrend.
Indikator stochastic dan CCI masih bergerak turun, namun terlihat penurunan terbatas ini sudah menghasilkan slope RSI yang berarti ada kesempatan teknikal rebound.
Pada perdagangan hari ini (11/5) IHSG berpotensi rebound, namun perlu berhati-hati mengingat hari terakhir perdagangan yang seringkali diakhiri dengan aksi jual menjelang penutupan sore hari, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PGAS, INCO, dan LSIP.
(etr/ang)











































