Jakarta - IHSG berakhir di zona merah pada penutupan pekan lalu, turun 19,491 poin (-0.47%) di posisi 4114,140 mengekor pergerakan bursa global. Sentimen dalam negeri belum ada yang mampu mengangkat pasar, termasuk keputusan bank sentral Indonesia untuk menahan BI rate di 5,75%. Jumlah frekuensi transaksi di bursa cenderung kecil meskipun nilai total yang terjadi sebesar Rp 6,2 triliun berada diatas rata-rata. Dua sektor lolos dari tekanan masing-masing sektor infrastruktur (+0,52%) dan sektor barang konsumsi (+0,03%), sedangkan sektor pertambangan (-2,06%) semakin dalam tertekan. Saham ASBI (-11,11%) ditransaksikan lebih dari 14000 kali atau mencapai lebih dari 13% total frekuensi pasar. Saham perusahaan asuransi ini terkoreksi cukup dalam setelah mengalami kenaikan signifikan sejak awal pekan.
IHSG dalam posisi oversold pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas seiring sentimen penguatan bursa regional. Minimnya sentiment positif sehingga indeks menguji level 4133 untuk menuju level 4152 agar berada di atas MA-35. Indikator Stochastic dan MACD masih bergerak downtrend namun indicator Stochastic berada di area oversold. Sektor consumer, infrastruktur dan industry dasar diperkirakan aktif diperdagangkan. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4080 hingga 4150.
(ang/ang)