Jakarta - Menjelang libur panjang IHSG terus bergerak turun menembus level 4000 pada perdagangan terakhir di pekan lalu Rabu (16/05). Indeks sempat melemah lebih dari 3% namun perlahan bergerak naik di pertengahan sesi kedua dan ditutup di level 3980,496 (-65,148;-1,61%). Sektor aneka industri (-0,12%) menjadi satu-satunya sektor yang mampu keluar dari tekanan dan ditutup positif, sebaliknya sektor konstruksi (-3,13%) terpuruk paling dalam. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI;-3,23%) menjadi saham dengan nilai dan frekuensi transaksi terbesar, saham ini juga menjadi salah satu penyumbang penurunan IHSG terbesar bersama-sama dengan BBCA (-3,21%) dan TLKM (-3,07%).
IHSG pada perdagangan awal pekan setelah libur panjang berpotensi menuju level 3889 sebagai batas level MA-200 dengan terlebih dahulu menguji level 3930. Hal ini tercermin dari pergerakan downtrend indicator MACD yang belum ada sinyal untuk berbalik arah. Meski demikian indeks yang sudah dalam posisi oversold serta keluar dari lowerline Bollinger memberi peluang akan adanya rebound. Di samping indicator Stochastic membentuk pola golden cross. Bila hal tersebut terjadi indeks menuju level 4030 sebelum menuju level 4065 sebagai level MA-5. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3930 hingga 4030.
(ang/ang)