Phillip Securities: Masalah Yunani Diprediksi Menekan IHSG

Phillip Securities: Masalah Yunani Diprediksi Menekan IHSG

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Senin, 21 Mei 2012 09:20 WIB
Jakarta - IHSG ditutup melemah 65.148 poin atau 1.61% menjadi 3,980.496 pada perdagangan hari Rabu (16/05) setelah mengalami sesi perdagangan yang cukup volatil. Indeks sempat mencapai level tertinggi harian di 4,007.146, namun juga sempat menyentuh level terendah di bawah 4,000, yaitu di 3,926.389. Delapan sektor melemah, dipimpin oleh sektor properti dan konstruksi yang turun 3.13%, diikuti sektor industri dasar yang turun 2.52% dan sektor pertambangan melemah 2.51%. Sementara sektor aneka industri berakhir positif 0.12%. LQ 45, indeks saham-saham blue-chip Indonesia, berakhir turun 11.284 poin atau 1.64% menjadi 675.026. Sebagian besar bursa-bursa saham di Asia melemah pada perdagangan Selasa (15/05). Sebanyak 248 saham emiten di IHSG turun, 41 saham menguat, dan sisanya 38 saham stagnan. Pasar reguler IHSG membukukan transaksi sebesar 5.578 miliar lembar saham senilai Rp 5.160 triliun. Investors asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 718.598 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Rabu antara lain Sucaco (SCCO) menguat 25.00% menjadi Rp 3,750, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) naik 4.00% ke Rp 13,000, Astra International (ASII) naik 0.66% ke Rp 68,400, United Tractors (UNTR) naik 1.32% ke Rp 26,950, dan Surya Citra Media (SCMA) naik 3.51% menjadi Rp 8,850. Sementara saham-saham yang merupakan top losers Rabu pekan lalu antara lain Gudang Garam (GGRM) turun 2.71% menjadi Rp 57,400, Indo Tambangraya Megah (ITMG) melemah 2.08% ke Rp 35,250, Astra Agro Lestari (AALI) turun 3.57% ke Rp 18,900, H.M. Sampoerna (HMSP) turun 0.92% ke Rp 54,000, dan Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 2.45% menjadi Rp 15,950.

Saham-saham AS melemah pada perdagangan Jumat (18/05), kembali dipicu oleh krisis utang Eropa dan lesunya prospek pertumbuhan ekonomi global. IPO Facebook Inc., yang dilakukan pada hari Jumat gagal memberikan momentum positif pada pasar. Kekhawatiran terhadap keluarnya Yunani dari zona Euro masih mendominasi pasar. Komisi Eropa (European Commission) dan bank sentral Eropa ECB sedang merencanakan jalan keluar apabila Yunani keluar dari zona Eropa. Sementara itu, kanselir Jerman menyarankan agar Yunani melakukan referendum mengenai keanggotaannya di zona Eropa. Hal tersebut memberikan tekanan pada Yunani di tengah pertemuan 8 negara, atau yang disebut G8 di akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 73.11 poin atau 0.6% menjadi 12,369.38, indeks S&P 500 melemah 9.64 poin atau 0.7% ke 1,295.22, sementara indeks Nasdaq Composite memangkas 34.9 poin atau 1.2% ke 2,778.79.

Mengawali hari pertama perdagangan setelah libur panjang akhir pekan lalu, IHSG berpotensi melemah hari ini, seiring turunnya indeks bursa-bursa global pada akhir pekan lalu. IHSG kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 3,935 dan 4,015 hari ini. Dalam sepekan kedepan, krisis utang Eropa masih akan memicu kehati-hatian investor di bursa global dan regional Asia. Kemungkinan bahwa Yunani dapat keluar dari zona Eropa masih menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar. Pasar juga masih mewaspadai sektor perbankan Eropa, yang masih dikaji peringkatnya oleh Moody’s Investor Services, setelah lembaga pemeringkat tersebut memangkas peringkat bank-bank Italia dan Spanyol pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
ASII (68,400) – Spec. Buy. R2: 70,700, R1: 69,600, S1: 67,000, S2: 66,000
BSDE (1,270) – Sell on Strength. R2: 1,490, R1: 1,400, S1: 1,200, S2: 1,130
MNCN (1,990) – Spec. Sell. R2: 2,350, R1: 2,125, S1: 1,870, S2: 1,710
LPKR (760) – SELL. R2: 830, R1: 790, S1: 720, S2: 680

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads