Jakarta -
Mengawali pekan ini setelah libur panjang IHSG ditutup melemah 40,388 poin (-1,01%) ke posisi 3940,108 pada perdagangan Senin (21/05). Aksi jual investor asing yang mencapai sekitar Rp 1,4 triliun menjadi salah satu penyebab tertekannya indeks. Satu-satunya sektor yang mengalami kenaikan hanya sektor konstruksi (+0,86%) sedangkan delapan sektor lainnya terutama sektor aneka industri (-1,78%) berada di zona merah. Dua saham mengalami kenaikan cukup mencolok pada perdagangan kali ini yaitu INDX(+25%) dan SQMI (+25%), perusahaan yang masing-masing bergerak di sektor infrastruktru dan sektor perdagangan itu mengalami permintaan yang signifikan sehingga harga sahamnya naik hingga batas atas yang diperbolehkan.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan mengikuti pergerakan positif bursa global dan regional. Hal ini juga didukung posisi indeks yang oversold serta keluar dari garis bawah Bollinger. Selain itu indicator Stochastic juga terlihat sudah keluar dari area oversold dengan pergerakan uptrend. Indeks akan menuju level 3989 sebelum ke level 4027. Namun di sisi lain indicator MACD masih menunjukkan pergerakan downtrend sehingga pergerakan indeks dibayangi aksi ambil untung. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3880 hingga 4000.
(ang/ang)