Sejalan dengan pergerakan IHSG, saham-saham terlikuid LQ45 juga mengalami koreksi -0,78% ke level 673,89 dan Indeks Kompas 100 mengalami koreksi -1,03% ke level 879,52. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.4,42 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.195 Milyar.
Semua bursa di kawasan Asia Pasifik pada perdagangan kemarin juga kembali melemah akibat sentimen Eropa, dimana Hangseng turun ke level 18.786,19 (-1,33%), STI turun ke level 2.786,92 (-1,30%), Nikkei turun ke level 8.556,60 (-1,98%), dan Kospi turun ke level 1.808,62 (-1,10%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kendati selalu berada di area merah selama perdagangan akibat banyaknya isu dari Eropa, Wall Street akhirnya ditutup flat. Penguatan saham-saham di sektor material berhasil mengangkat kembali indeks menjelang penutupan perdagangan. menyusul beredar kabar di kalangan pelaku pasar bahwa Uni Eropa sedang menggodok rencana jaminan bagi bank-bank di negara anggotanya. Sehingga, tidak akan ada bank yang kolaps karena krisis.
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 6,66 poin (-0,05%) ke level 12.496,15. Indeks S&P500 menguat tipis 2,23 poin (+0,17%) ke level 1.318,86. Indeks Komposit Nasdaq naik 11,04 poin (+0,39%) ke level 2.850,12.
Hari ini IHSG diperkirakan akan berjalan flat karena kebanyakan investor akan mengambil sikap wait and see. Prediksi IHSG akan bergerak area positif di sekitar level 3.981 - 4.032.
(ang/ang)











































