Jakarta - Pada perdagangan yang tipis awal pekan kemarin, IHSG akhirnya ditutup sedikit menguat ke level 3.918,69 atau naik 16,18 poin (+0,41%). Sektor yang berjaya di antaranya Aneka Industri (+0,81%), Infrastruktur (+0,72%) dan Properti (+0,68%), sedang yang tetap melemah adalah sektor Pertambangan (-0,47%) dan Consumer (-0,09%). Sejalan dengan pergerakan IHSG, saham-saham terlikuid LQ45 juga naik +0,42% ke level 660,64 dan Indeks Kompas 100 naik +0,49% ke level 864,06. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.2,96 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.427 Milyar.
Bursa-Bursa di Asia Pasifik pada perdagangan Senin kemarin juga ditutup sedikit menguat, dimana Hangseng naik ke level 18.800,99 (+0,47%), STI naik ke level 2.787,22 (+0,52%), Nikkei naik ke level 8.593,15 (+0,15%), sementara Kospi libur.
Agak berbeda situasinya dengan pasar saham Eropa yang ditutup bervariasi, dimana FTSE naik tipis ke level 5.356,34 (+0,09%), sementara DAX turun ke level 6.323,19 (-0,26%) dan CAC40 turun ke level 3.042,97 (-0,16%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa saham AS tutup pada Senin kemarin karena libur Memorial Day. Pada penutupan perdagangan Jum'at minggu lalu, Indeks Dow Jones Industrial turun 74,92 poin (-0,60%) ke level 12.454,83. Indeks S&P500 turun 2,86 poin (-0,22%) ke level 1.317,82. Dan Indeks Komposit Nasdaq turun 1,85 poin (-0,07%) ke level 2.837,53.
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan berjalan fluktuatif dengan kecenderungan melemah karena investor asing masih terus keluar bursa. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.863 - 3.940.
(ang/ang)