Minyak light sweet diperdagangkan di level US$91 per barel di New York ditengah kekhawatiran menurunnya permintaan terkait isu hutang dan perbankan Spanyol serta potensi menurunnya supply yang disebabkan ketegangan soal Iran.
IHSG perdagangan Selasa (29/5) ditutup naik 0.38 poin (+0.0%) ke level 3,919.06 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp 339.06 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BMRI, BBCA, JSMR, dan ANTM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal tekanan IHSG sudah berkurang, area oversold sudah indikasikan oleh sinyal MACD Histogram dan Stochastic, namun tampak terlihat IHSG sangat berat untuk mampu naik lebih tinggi lagi.
Ini merupakan ciri-ciri Downtrend kuat, kami masih memperkirakan 3838 adalah area support IHSG yang mempunyai peluang besar untuk diuji dalam minggu-minggu ini.
Untuk perdagangan hari ini, melihat kondisi IHSG maka perdagangan akan cenderung sideways dengan sentiment cenderung negatif, namun jelas penurunan sudah sangat terbatas dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. IGAR, BBRI, BKSL, dan SGRO.
(etr/ang)











































