sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -4,01% ke level 615,72 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -4,13% ke level 799,94. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,95 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.231 Milyar.
Rata-rata bursa di Asia Pasifik pada perdagangan awal pekan ini juga ditutup di area negatif merespon Data Pengangguran Amerika akhir minggu lalu yang diperkirakan bisa memperparah kondisi ekonomi global yang makin fragile. Hangseng turun ke level 18.185,59 (-2,01%), STI turun ke level 2.703,39 (-1,54%), Nikkei turun ke level 8.295,63 (-1,71%), dan Kospi turun ke level 1.783,13 (-2,80%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula yang terjadi di Wall Street, indeks berakhir flat dan ditutup bervariasi. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.101,46 atau turun 17,11 poin (-0,14%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.760,01 atau naik 12,53 poin (+0,46%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.278,18 atau naik 0,14 poin (+0,01%).
Hari ini IHSG diperkirakan akan kembali berjalan fluktuatif dengan kemungkinan sedikit technical rebound, meski tekanan agak mulai mereda, namun belum jelasnya situasi Eropa membuat kebanyakan investor masih menahan diri. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.615 - 3.737.
(/)











































