AmCapital Indonesia: Seberapa Buruk Spanyol?

AmCapital Indonesia: Seberapa Buruk Spanyol?

- detikFinance
Selasa, 05 Jun 2012 09:09 WIB
AmCapital Indonesia: Seberapa Buruk Spanyol?
Jakarta - Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (4/6/2012), IHSG ambles lebih dari 145 poin (-3,83%) ke level 3.654,582 dengan nett sell asing 231,4 miliar. Aksi jual dipicu oleh adanya panic selling oleh investor domestik yang dibarengi dengan minimnya minat beli dari investor asing. Saham yang menjadi pelemah bursa adalah ITMG, HMSP, dan UNTR. Sedangkan saham yang menjadi penahan bursa adalah GGRM, JSMR, dan JPFA.

Indeks Wallstreet kemarin awal pekan ditutup mixed cenderung flat. Dow Jones berkurang 17,11 poin (-0,14%), S&P500 naik tipis 0,01% dan Nasdaq menguat 0,46%. Sedangkan indeks-indeks besar di Eropa ditutup juga mixed, bursa London libur, DAX melemah 1,19%, dan CAC40 naik tipis 0,14%. Sementara data factory order US menunjukkan pelemahan ke -0,6% dari 0,3%, akan tetapi lebih baik dari prediksi analisis -2,1%. Sentimen terhadap perkembangan krisis Eropa, terutama di Spanyol menjadi sorotan utama para investor. Jika Spanyol membutuhkan dana talangan, diperkirakan, dana yang harus digelontorkan berkisar antara US$185-560 miliar atau setara dengan Rp 1674-5040 triliun. Spanyol yang merupakan ekonomi keempat terbesar di Uni Eropa, memiliki kontribusi 12% dari total perekonomian di Uni Eropa ini atau dua kali lebih besar jika Irlandia, Portugal, dan Yunani digabungkan. Melihat fakta bahwa Bankia sudah meminta pinjaman sebesar 23,5 miliar Euro, mau tidak mau Spanyol dalam waktu de kat harus meminta dana talangan kepada ECB, apalagi yield obligasi bertenor 10 tahun sudah menembus 6,7%, kurang 0,3% untuk berada pada level kritis 7%. Hari ini data ISM-Non Manufacturing PMI US akan dikeluarkan dan menjadi sentimen utama penggerak bursa US. Selain itu, perlu dicermati data dari Eropa, seperti Final Services PMI, retail sales, dan Jerman factory orders. IHSG hari ini kami perkirakan akan bergerak mixed-sideways dengan kecenderungan menguat, dengan kisaran pergerakan 3600-3700.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads