Lautandhana Securindo: IHSG Masih Bakal Fluktuatif

Lautandhana Securindo: IHSG Masih Bakal Fluktuatif

Lautandhana Securindo - detikFinance
Rabu, 06 Jun 2012 09:52 WIB
Jakarta - Pasca anjlok cukup dalam, IHSG kemarin akhirnya terjadi teknikal rebound untuk ditutup menguat sebesar 1,7% di level 3.717,9 berbarengan dengan teknikal reboundnya bursa Asia. Keseluruhan saham sektoral dalam IHSG mengalami penguatan seiring dengan sudah jenuh jualnya saham yang dipimpin oleh penguatan saham sektoral aneka industri, perkebunan dan industri dasar. Investor asing tercatat masih membukukan transaksi net sell sebesar Rp 480 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.000 ke Rp 12.000, Indocement (INTP) naik Rp 850 ke Rp 17.050, Astra Agro (AALI) naik Rp 800 ke Rp 20.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 21.850; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) tuurn Rp 6.500 ke Rp 183.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 54.400, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 550 ke Rp 49.450, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 300 ke Rp 11.500.

Bursa Wall Street dan Eropa semalam ditutup menguat terbatas dipicu oleh membaiknya data sektoral jasa AS. The Institute for Supply Management memberikan data indeks sektoral jasa AS meningkat menjadi 53,7 di bulan Mei dari 53,5 di bulan April, diatas ekspektasi ekonomis. Namun demikian, investor masih cenderung wait & see atas perkembangan terkini krisis utang Eropa yang mulai menjalar ke Spanyol yang mengakibatkan terbatasnya pergerakan bursa. Indeks Dow Jones naik 0,2% untuk ditutup di level 12.128 dipimpin oleh rebound saham JP Morgan dan Hewlett Packard; sedangkan indeks DJ Euro Stoxx juga ditutup naik sebesar 0,4% di level 2.087,3.

Bursa Asia pagi ini kembali dibuka mengalami penguatan dimana indeks Nikkei +0,5%; KLSE +0,2% dan STI +0,6%. Untuk IHSG hari ini pergerakannya kami perkirakan masih berfluktuatif berpotensi terjadi teknikal rebound lanjutan. Kisaran trading IHSG berada di level 3.640-3.782. Selective buy saham-saham berfundamental solid yang berada di posisi oversold seperti: UNTR, ASII, JSMR, SMGR dan BKSL.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads