Minyak light sweet diperdagangkan di level US$85.34 per barel di New York ditengah spekulasi akan dikeluarkannya kebijakan monetary yang akan meningkatkan permintaan minyak.
IHSG kemarin (6/6) ditutup naik 123.46 poin (+3.32%) ke 3,841.33 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp246 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBCA, PTBA, HRUM, BUMI dan PGAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG mengalami teknikal rebound yang cukup kuat dan masih menyisakan ruang gerak bagi IHSG untuk bergerak naik tanpa break resistance.
Gap yang terjadi tanggal 4 Juni tertutupi oleh perdagangan kemarin namun belum mampu membuat MACD Histogram golden cross serta fast stochastic telah naik cepat mendekati batas resistance dan oversold.
Pada perdagangan hari ini IHSG memiliki peluang koreksi melihat rentang harga walaupun volume IHSG kemarin tidak sebanding, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, AALI, ANTM, BBRI dan LPCK dengan trading plan Sell on Strength sebagai strategi terbaik yang dapat dilakukan.
(etr/ang)











































