Lautandhana Securindo: IHSG Masih akan Fluktuatif

Lautandhana Securindo: IHSG Masih akan Fluktuatif

Lautandhana Securindo - detikFinance
Jumat, 08 Jun 2012 09:19 WIB
Jakarta - IHSG kemarin ditutup turun tipis sebesar 0,02% di level 3.840,6 seiring dengan maraknya aksi profit taking investor lokal. Tekanan jual signifikan terjadi pada saham-saham sektoral aneka industri yang di perdagangan sebelumnya mengalami lonjakan signifikan. Asing membukukan transaksi net buy sebesar Rp18 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 20.000 ke Rp 690.000, Unilever (UNVR) naik Rp 1.250 ke Rp 21.900, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.050 ke Rp 33.450, dan Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke Rp 21.000; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 800 ke Rp 7.250, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 50.450, Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 17.000, dan Multi Prima (LPIN) turun Rp 325 ke Rp 2.975.

Bursa Wall Street semalam ditutup bervariasi akibat pernyataan The Fed di jelang sesi akhir perdagangan mengenai tidak adanya kebijakan aturan likuiditas perbankan dan minimnya potensi adanya stimulus lanjutan The Fed terhadap perkembangan ekonomi. Indeks Dow Jones naik 0,4% untuk ditutup di level 12.461 dipimpin oleh penguatan saham Caterpillar dan United Tech. Sementara itu, bursa Eropa kembali ditutup menguat terdongkrak oleh pemangkasan suku bunga acuan China sebesar 0,25%, pertama kaliya sejak 2008 guna mendorong laju pertumbuhannya yang cenderung melambat. Indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx masing-masing menguat 1,2% dan 0,3%.

Bursa Asia akhir pkan di pagi ini dibuka melemah akibat pernyataan The Fed atas minimnya kemungkinan stimulus lanjutan AS. Indeks Nikkei -1,3%; KOSPI -0,2%; STI -0,2% dan KLSE -0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan berfulktuatif dan sideways cenderung melemah terbatas dengan kisaran trading berada di level 3.722-3.917. Selective buy saham-saham berfundamental solid yang berada di posisi oversold seperti: UNTR, ASII, JSMR, SMGR dan BKSL.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads