First Asia Capital: Pasar Masih dalam Kondisi Wait and See

First Asia Capital: Pasar Masih dalam Kondisi Wait and See

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 12 Jun 2012 09:14 WIB
First Asia Capital: Pasar Masih dalam Kondisi Wait and See
Jakarta - IHSG di tutup positif di posisi 866.213, naik 40.885 poin atau sekitar 1.069%. Adapun sektor properti, trade dan finance menjadi penggerak indeks. Sementara sektor industri lainnya mengalami koreksi. Asing masih membukukan net sell sebesar Rp. 237 miliar. BBRI menjadi saham yang paling banyak di buru asing dengan pemeblian mencapai 77 miliar di susul UNTR sebesar 50 miliar. Sementara saham ASII ,menjadi saham yang paling banyak di lepas oleh asing sebanyak Rp. 170 miliar. Adanya sentimen positif disetujuinya dana talangan untuk Spanyol menjadi sentimen positif untuk bursa global kemarin. Seluruh bursa di Asia di tutup positif kemarin.

Namun ternyata dana talangan untuk Spanyol di sikapi negatif oleh pasar Eropa dan Amerika. Pada investor cenderung menganggap dana talangan tersebut hanyalah solusi jangka pendek. Karena perlambatan ekonomi masih terjadi. Hal itu menyebabkan yield obligasi Spanyol naik 6,5%. Selain itu beberapa bursa di Eropa juga di tutup negatif. Bahkan Dow Jones yang pada awal perdagangan sempat menguat, berakhir dengan posisi -1,14%. Perkembangan dari dalam negeri, hari ini BI akan mengumumkan BI rate. Selain itu BI juga telah mengeluarkan aturan kepemilikan kartu kredit yang baru. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi sentimen positif untuk sektor finance.

Secara keseluruhan pasar masih dalam kondisi wait and see. Pasar masih menunggu hasil pemilu Yunani yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pada perdagangan hari ini IHSG cenderung akan bergerak mixed. Aksi profit taking akan marak terjadi sehingga indeks akan tertekan pada hari ini. Investor disarankan untuk menjaga posisi cash dengan merealisasikan keuntungan yang telah di dapat akibat kenaikan indeks kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG S1:3848 S2:3820 R1:3882 R2:3900

Saham Pilihan :
SSIA 880-1060 Sell on Strength
JPFA 4200-4500 Buy break 4350
INDF 4575-4975 Sell on Strength
BBNI 3650-3875 Spec Buy
JSMR 5000-5300 Spec Buy
BDMN 5550-6200 Sell on Strength
LPCK 3000-3500 Buy Break 3400
UNTR 23500-26000 Sell on Strength

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads