sejalan dengan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup naik tipis +0,15% ke level 657,70 dan Indeks Kompas 100 ditutup naik +0,21% ke level 854,28. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,6 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.13 Milyar.
Sementara kebanyakan bursa di Asia Pasifik pada perdagangan kemarin ditutup menguat, kecuali Bursa Singapura. Hangseng naik ke level 19.026,52 (+0,82%), STI turun tipis ke level 2.786,21 (-0,39%), Nikkei turun ke level 8.587,84 (+0,60%), dan Kospi naik level 1.859,32 (+0,25%).
Pasar Saham Eropa berjalan volatile dan ditutup bervariasi. FTSE naik ke level 5.483,81 (+0,18%), namun DAX turun ke level 6.152,49 (-0,14%) dan CAC40 turun ke level 3.030,04 (-0,55%).
Sementara saham-saham di Wall Street melemah merespon turunnya data retail dan menjelang penentuan Yunani dan Euro Zone. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.496,38 atau turun 77,42 poin (-0,62%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.818,61 atau turun 24,46 poin (-0,86%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.314,88 atau turun 9,30 poin (-0,70%).
Hari ini IHSG diperkirakan kembali berjalan volatile dengan kecenderungan melemah. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.819 - 3.872.
(ang/ang)











































