Minyak light sweet diperdagangkan di level US$80.75 per barel di New York setelah cadangan minyak AS secara mengejutkan mengalami kenaikan yang disebabkan rendahnya tingkat permintaan.
IHSG kemarin (20/6) ditutup naik 63 poin (+1.62%) ke 3,943.89 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp4.35 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. UNTR, BUMI, BBRI, SMGR dan ASII.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG menguat dengan menembus resistance sideways-nya di 3,909 yang memberikan sinyal positif untuk dapat terus melanjutkan kenaikannya.
MACD Histogram terlihat semakin membesar dan rentang stochastic fast juga terlihat masih besar sehingga IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatannya.
Pada perdagangan hari ini (21/6) IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya dan akan bergerak dikisaran 3,909-4,020 dengan rekomendasi Buy on Weakness dan Sell on Strength untuk saham-saham yang sudah tertahan di area resistance-nya dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ANTM, BKSL dan INCO.
(etr/ang)











































