Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup melemah -1,15% ke level 667,53 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -1,31% ke level 864,19. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.4,1 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.24 Milyar.
Kebanyakan bursa di Asia pada perdagangan kemarin juga ditutup melemah, kecuali Nikkei, menyusul berita pelemahan sektor manufaktur di China, dimana Hangseng turun ke level 19.265,07 (-1,30%), STI turun ke level 2.830,15 (-0,89%), Nikkei naik ke level 8.824,07 (+0,82%), dan Kospi turun level 1.889,15 (-0,79%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu saham-saham di Wall Street kembali terjun bebas, dipimpin saham-saham di sektor energi dan material, akibat melambatnya aktivitas manufaktur di seluruh kawasan. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.573,57 atau turun 250,82 poin (-1,96%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.859,09 atau turun 71,36 poin (-2,44%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.325,51 atau turun 30,18 poin (-2,23%).
Hari ini IHSG diperkirakan akan kembali melemah. Apalagi ada berita terbaru dimana Moody's menurunkan credit ratings 15 bank utama, termasuk Bank of America, Citigroup dan JP Morgan. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.811 - 3.901.
(ang/ang)











































