Isi Artikel :
Pada perdagangan Kamis, 28 Juni 2012 kemarin, IHSG akhirnya ditutup di level 3.887,58 atau turun 47,29 poin (-1,20%), dimana semua sektor melemah, dipimpin saham-saham Pertambangan (-2,57%), Aneka Industri (-2,13%) dan Perdagangan (-1,70%).
Sejalan dengan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -1,47% ke level 662,72 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -1,40% ke level 857,59. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.6,9 Triliun (dimana lebih dari separuhnya adalah transaksi crossing, yaitu sebesar Rp.3,8 Triliun) dan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.401 Milyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar Saham Eropa berjalan fluktuatif dan ditutup melemah, sementara menunggu hasil pertemuan 2 hari para pemimpin Uni Eropa yang dimulai Kamis kemarin. FTSE turun ke level 5.493,06 (-0,56%), DAX turun ke level 6.149,91 (-1,27%) dan CAC40 turun ke level 3.051,68 (-0,37%).
Reaksi yang sama juga ditunjukkan pasar saham Wall Street yang berakhir melemah. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.602,26 atau turun 24,75 poin (-0,20%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.849,49 atau turun 25,83 poin (-0,90%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.329,04 atau turun 2,81 poin (-0,21%).
Akhir pekan ini IHSG diperkirakan kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Sama dengan di bursa global, Investor menunggu apa yang terjadi di Eropa. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.848 - 3.920.
(ang/ang)











































