Jakarta - IHSG kemarin ditutup kembali terkoreksi sebesar 1,2% di level 3.887,58 akibat marak aksi profit taking investor jelang pertemuan pimpinan negara Uni Eropa akhir pekan ini. Keseluruhan sektoral IHSG serentak ditutup turun dengan tekanan jual signifikan melanda saham-saham sektoral pertambangan, aneka industri dan perdagangan. Perdagangan IHSG hari ini diramaikan adanya transaksi crossing saham ASRI senilai Rp1,47 triliun yang difasilitasi oleh Primasia Securities. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net sell sebesar Rp 402 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Garda Tujuh (GTBO) naik Rp 475 ke Rp 4.850, Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 5.800, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 250 ke Rp 2.300, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.125; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 59.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.700 ke Rp 35.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 21.100, dan Bayan (BYAN) turun Rp 550 ke Rp 11.000.
Bursa Wall Street dan Eropa semalam ditutup melemah terbatas ditengah-tengah berlangsungnya pertemuan petinggi Uni Eropa dalam EU Summit dan batalnya press conference PM Jerman, Angela Merkel. Hal ini mengindikasikan para petinggi Uni Eropa masih adanya pembahasan yang lebih lanjut. Harga komoditas pun berjatuhan dimana harga minyak dunia kembali terkoreksi dibawah US$ 80 per barrel. Indeks Dow Jones dan S&P 500 -0,2% sedangkan indeks Nasdaq turun 0,9% ditutup pada level 2.849,5. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx melemah 0,4% di level 2.157,6 sedangkan FTSE 100 -0,6% di level 5.493,1.
Pagi ini bursa Asia dibuka melemah terbatas ditengah berlangsungnya EU Summit dimana indeks Nikkei -0,7%; KOSPI -0,4%; KLSE β 0,01% dan STI +0,5%. Untuk IHSG akhir pekan kami perkirakan bervariasi dan fluktuatif dengan kisaran trading berada di level 3.780-3.918.
(ang/ang)