Phillip Securities: IHSG Diprediksi Kembali Rebound

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Kembali Rebound

- detikFinance
Senin, 02 Jul 2012 09:50 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tajam dan kembali di atas level 3,950 pada perdagangan Jumat (29/06). Indeks berakhir di 3,955.577 dan mencatat kenaikan sebesar 68.002 poin atau 1.75%. Kenaikan IHSG ditopang oleh menguatnya seluruh sektor, dengan kenaikan terbanyak terjadi pada saham-saham sektor pertambangan yang naik 3.46%, diikuti sektor aneka industri naik 2.61% dan sektor industri dasar menguat 2.21%. Sementara indeks LQ 45 berakhir dengan kenaikan 12.070 poin atau 1.82% ke 674.792. IHSG dan bursa-bursa regional Asia mengalami kenaikan tajam hari Jumat setelah laporan bahwa KTT Uni Eropa telah menyetujui sejumlah langkah-langkah penanganan krisis utang Eropa, termasuk pembentukan mekanisme pengawasan finansial tunggal. Menyangkut Italia dan Spanyol, Komisi Eropa mengatakan bantuan finansial akan diberikan kepada kedua negara tersebut melalui fasilitas kestabilan finansial Eropa (EFSF), sampai mekanisme kestabilan Eropa disepakati. Di IHSG sendiri, sebanyak 198 saham naik pada perdagangan Jumat, 47 saham turun, dan 77 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 2.207 miliar lembar saham senilai Rp 3.862 triliun, sementara investor asing membukukan aksi beli bersih dengan total nilai Rp 604.252 miliar. Saham-saham dengan performa terbaik pada perdagangan hari Jumat antara lain Gudang Garam (GGRM) menguat 2,500 poin atau 4.24% ke Rp 61,500, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 900 poin atau 2.57% menjadi Rp 35,950, Bayan Resources (BYAN) naik 700 poin atau 6.36% ke Rp 11,700, Hexindo Adiperkasa (HEXA) naik 450 poin atau 5.23% ke Rp 9,050, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik 400 poin atau 5.93% ke Rp 7,150. Sementara saham-saham yang termasuk jajaran top losers antara lain Surya Citra Media (SCMA) turun 350 poin atau 3.55% menjadi Rp 9,500, Unilever Indonesia (UNVR) melemah 250 poin atau 1.08% ke Rp 22,900, Bank of India Indonesia (BSWD) turun 185 poin atau 8.92% ke Rp 1,890, XL Axiata (EXCL) turun 150 poin atau 2.38% ke Rp 6,150, dan Ace Hardware Indonesia (ACES) turun 100 poin atau 1.94% ke Rp 5,050.

Saham-saham AS mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Jumat (29/06), dengan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan bulanan terbaik tahun ini, setelah negara-negara Eropa menyepakati langkah-langkah untuk memacu ekonomi negara-negara Eropa yang sedang mengalami krisis. KTT Uni Eropa yang diselenggarakan di Brussels sepakat untuk melonggarkan syarat-syarat pembayaran utang bank-bank Spanyol, dan untuk memudahkan syarat bantuan bagi Italia apabila diperlukan. KTT tersebut juga membuat rencana pertumbuhan ekonomi senilai USD 149 miliar untuk regional Eropa. Antusiasme terhadap saham-saham AS berlanjut pada hari Jumat (29/06) meskipun data pembelanjaan konsumen AS (consumer spending) untuk bulan Mei cukup datar dan data sentimen konsumen untuk bulan Juni menurun. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 277.83 poin atau 2.2% menjadi 12,880.09, dengan saham Bank of America Corp. (BAC) memimpin kenaikan indeks tersebut. Indeks S&P 500 naik 33.12 poin atau 2.5% ke 1,362.16, dengan saham-saham sektor perindustrian naik paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite menguat 85.56 poin atau 3% menjadi 2,935.05.

IHSG kemungkinan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, seiring dengan kenaikan indeks bursa-bursa regional Asia yang dipicu harapan akan adanya stimulus dari bank sentral ChinaΒ - PBOC,Β setelah data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur negara tersebut kembali menunjukkan kontraksi. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan antara support di 3,875 dan resistance di 4,010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam minggu ini, perhatian para pelaku pasar akan ditujukan pada kebijakan moneter bank sentral Eropa – European Central Bank (ECB), yang akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan pada hari Kamis (05/07) nanti. Para pelaku pasar mengharapkan ECB akan memangkas tingkat suku bunga acuan untuk zona Euro sebagai langkah mengikuti kesepakatan para pemimpin Eropa untuk memacu perbankan Eropa dan menurunkan suku bunga pinjaman di Spanyol dan Italia. Selain itu, data jumlah penambahan pekerja di sektor non-pertanian AS (Nonfarm Payroll), yang akan dirilis pada hari Jumat (06/07) bersamaan dengan data tingkat pengangguran AS (Unemployment Rate) juga akan menjadi fokus pasar minggu ini. Bursa saham dan obligasi AS akan ditutup pada hari Rabu (04/07) dalam rangka libur hari kemerdekaan AS. Dari dalam negeri, data Inflasi Juni, Neraca Dagang Mei dan Indeks Kepercayaan Konsumen Juni akan dirilis hari ini.

Technical Recommendations:
ASII (6,850) - Spec. Buy. R2: 7,200, R1: 7,100, S1: 6,650, S2: 6,550
INCO (2,675) – Trading Buy. R2: 2,925, R1: 2,800, S1: 2,500, S2: 2,375
MNCN (1,990) – BUY. R2: 2,250, R1: 2,150, S1: 1,810, S2: 1,690
INTP (17,350) – Spec. Buy. R2: 18,000, R1: 17,600, S1: 17,000, S2: 16,700

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads