Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

- detikFinance
Selasa, 03 Jul 2012 09:52 WIB
Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat
Jakarta - IHSG terdongkrak isu positif Eropa & Cina, inflasi Indonesia tinggi. Hasil pertemuan KTT Uni Eropa yang ditanggapi positif oleh pasar serta data PMI Cina yang sesuai estimasi menjadi katalis positif bagi pasar saham Asia termasuk Indonesia. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 0.9% ke level 3,991 dengan investor asing mencatatkan posisi net buying sebesar IDR 195 miliar. Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor Pertambangan (+3.40%) dan diikuti oleh sektor Barang Konsumsi (+1.65%). Sektor Infrastruktur merupakan satu satunya sektor yang terkoreksi sebesar 0.54%. Naiknya harga minyak future di pasar New York serta harga nickel di pasar London masing masing sebesar +9.4% dan +3.2% membuat harga saham pertambangan ditutup positif. Harga saham ADRO naik 7.6% ke 1,560 sementara harga saham INCO naik 8.4% ke 2,900 dan ANTM +1.5% ke 1,360. Dari data ekonomi, inflasi Indonesia pada bulan Juni lalu secara tidak terduga naik diatas estimasi pasar. Inflasi Juni ternyata menca pai 0.62% mom (4.53% yoy), jauh diatas estimasi 0.41% mom (4.38% yoy).

Wall Street tertolong aksi korporasi. Rencana merger dan akuisisi yang dilakukan sejumlah korporasi berhasil mengangkat sebagian besar saham ditutup pada teritori positif, setelah pada awal perdagangan mengalami koreksi akibat data manufacture yang berada di bawah harapan. Micron Technology Inc. naik 3.8% terkait rencana untuk mengakuisisi Elpida Memory Inc., yang merupakan salah satu supplier Apple Inc., serta Amylin Pharmaceuticals Inc. naik 8.9% setelah muncul berita Bristol-Myers Squibb Co. akan mengajukan proposal senilai USD 5.3 miliar untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Indeks S&P 500 ditutup naik 0.25% ke 1,365 sementara Nasdaq +0.55% ke 2,951. Indeks DJIA sendiri ditutup turun tipis –0.07% ke level 12,871. Data ISM Manufacturing di bulan Juni secara tidak terduga turun ke level 49.7, sementara pasar mengharapkan penurunan paling banyak ke level 52.

Indeks Cenderung Menguat (Range 3,970β€”4,040), IHSG pada perdagangan kemarin mampu ditutup menguat di level 3,991, indeks juga sempat menguji resistance level di 4,000 namun belum mampu untuk melewatinya. Indeks dimungkinkan untuk kembali melanjutkan penguatannya dan bergerak menuju resistance level di 4,020 hingga 4,040, akan tetapi jika indeks berbalik melemah hingga melewati 3,970 kemungkinan dapat menguji level di 3,950/3,945 yang juga merupakan level dari EMA 50. RSI masih berada pada kecenderungan menguat. Hari ini diperkirakan indeks berada pada kecenderungan menguat.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads