Jakarta - Saham-saham di bursa AS mayoritas ditutup melemah pada tadi malam dimana indeks Dow Jones turun 47,15 poin atau 0,36%, S&P 500 turun 6,44 poin atau 0,47%, dan Nasdaq ditutup mendatar. ECB memangkas suku bunga acuan menjadi 0,75% dan bunga simpanan menjadi nol persen, sementara bank sentral China juga kembali memangkas suku bunga untuk kedua kalinya dalam dua bulan untuk menyokong perekonomian. Bank of England meluncurkan stimulus tahap tiga dengan mencetak uang sebanyak 50 milyar pound (US$ 78 milyar) untuk membeli asset. Namun pelaku pasar mereaksi negative terhadap aksi pemangkasan suku bunga akibat komentar dari president ECB bahwa pemangkasan suku bunga merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang buruk pada perekonomian. Sementara itu data ISM service indeks juga dilaporkan menurun ke level 52,1 dari sebelumnya 53,7. Investor juga menunggu data job report pada Jumat ini.
Bursa eropa mayoritas ditutup melemah, indeks CAC turun 1,1%, DAX turun 0,45%, indeks FTSE masih naik 0,14%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah akibat berlanjutnya aksi profit taking, namun kami melihat tren saham-saham unggulan mulai menuju kea rah yang positif sehingga investor dapat memanfaatkan koreksi untuk melakukan Buy on Weakness.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia News Highlight
• Elnusa Raih Kontrak US$226.5 Juta
• Jababeka Akan Emisi Notes US$300 Juta
• Kobexindo Raih Penjualan Rp752 Milyar
• Rating Jasa Marga idAA
Trading Counter – Technical Analysis
• ASII – Buy on Weakness
• BBRI – Buy on Weakness
• CMNP – Buy on Weakness
• INDF – Buy on Weakness
• LPKR – Buy on Weakness
(ang/ang)