Jakarta - Menutup perdagangan hari Kamis (05/07) dengan volume yang relatif lebih kecil dari hari sebelumnya, IHSG melemah 6.081 poin atau 0.15% ke 4,069.836. Lima dari sembilan sektor utama dalam IHSG mengalami penurunan, dengan sektor pertambangan turun paling banyak, yaitu 1.13%, diikuti sektor infrastruktur turun 0.42% dan sektor industri dasar turun 0.31%. Sementara sektor barang konsumen, properti dan konstruksi, serta sektor perdagangan dan jasa masing-masing menguat 0.53%, 0.14% dan 0.13%. Indeks LQ 45 berakhir 2.767 poin atau 0.40% lebih rendah dari penutupan hari sebelumnya, menjadi 697.566. Sebagian besar bursa-bursa saham Asia melemah pada perdagangan Kamis, seiring dengan kehati-hatian para pelaku pasar menjelang keputusan tingkat suku bunga acuan bank sentral Eropa β ECB, yang akan dirilis pukul 18:45 WIB nanti, dimana ECB diharapkan akan memangkas tingkat suku bunga pinjaman dari 1.00% menjadi 0.75% untuk memacu ekonomi Eropa. Di IHSG sendiri, tercatat 119 saham melemah, 108 saham naik, dan 88 saham stagnan. Sementara transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 2.478 miliar lembar saham senilai Rp 2.494 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 69.28 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Kamis antara lain Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 500 poin atau 3.23% ke Rp 16,000, Indospring (INDS) naik 400 poin atau 10.00% ke Rp 4,400, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) naik 375 poin atau 8.33% ke Rp 4,875, Indosiar Karya Media (IDKM) naik 300 poin atau 5.50% ke Rp 5,750, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik 200 poin atau 4.00% ke Rp 5,200. Sementara saham-saham yang termasuk jajaran top losers antara lain Multi Bintang Indonesia (MLBI) turun 5,000 poin atau 0.72% ke Rp 690,000, H.M. Sampoerna (HMSP) turun 1,450 poin atau 2.81% ke Rp 50,200, United Tractors (UNTR) melemah 400 poin atau 1.70% ke Rp 23,100, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun 300 poin atau 1.83% ke Rp 16,050, Hexindo Adiperkasa (HEXA) melemah 200 poin atau 2.19% menjadi Rp 8,950.
Saham-saham AS ditutup melemah pada perdagangan hari Kamis, setelah index sektor layanan di AS β ISM Services Index, menunjukkan penurunan ke level terendah sejak 2010. Selain itu, aksi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral China β PBOC dan bank sentral Eropa β ECB justru menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perekonomian global. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup tuturn 47.15 pion atau 0.4% ke 12,896.67. Sementara indeks S&P 500 turun 6.44 poin atau 0.5% menjadi 1,367.58, dengan sektor finansial dan energi turun paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Pada awal sesi perdagangan Kamis, S&P 500 sempat menyentuh level terendah di 1,363.02. Indeks Nasdaq Composite relatif datar, dan ditutup hanya dengan kenaikan 0.04 poin, atau kurang dari 0.1% menjadi 2,976.12.
Aksi pemangkasan suku bunga yang dilakukan oleh Bank of China dan European Central Bank menggarisbawahi masalah ekonomi global. Hal tersebut kembali memicu kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi secara global saat ini. IHSG kami perkirakan akan kembali mengalami penurunan hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan di antara level 4,044 dan 4,099 sebagai level support dan resistance.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
ASII (7,050) β Spec. Buy. R2: 7,400, R1: 7,250, S1: 6,950, S2: 6,850
ICBP (5,850) β Spec. Buy. R2: 6,150, R1: 6,000, S1: 5,700, S2: 5,600
TLKM (8,400) β Spec. Buy. R2: 8,900, R1: 8,700, S1: 8,250, S2: 8,100
MTLA (420) β Buy on Weakness. R2: 500, R1: 455, S1: 380, S2: 335
(/)