Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -0,44% ke level 694,54 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -0,39% ke level 899,52. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,7 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.109 Milyar.
Bursa-Bursa di Asia pada perdagangan kemarin ditutup bervariasi, dimana Hangseng turun ke level 19.800,64 (-0,04%), STI naik ke level 2.978,55 (+0,24%), Nikkei turun ke level 9.020,75 (-0,65%), dan Kospi turun ke level 1.858,20 (-0,92%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wall Street menutup sesi perdagangan akhir pekan dengan kejatuhan cukup dalam setelah keluarnya data tenaga kerja yang mengecewakan. Pada penutupan perdagangan hari Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.772,47 atau turun 124,20 poin (-0,96%). Indeks Komposit Nasdaq ditutup di level 2.937,33 atau turun 38,78 poin (-1,30%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.354,68 atau turun 12,90 poin (-0,94%).
Awal pekan ini pergerakan IHSG diperkirakan kembali tertekan sebagaimana bursa-bursa regional dan global. Bagi Investor jangka pendek, strategi jual atau buy on weakness mungkin adalah yang paling realistis. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.001 - 4.085.
(ang/ang)











































