Jakarta - IHSG kembali turun pada perdagangan hari Jumat (06/07), dengan seluruh sektor utama melemah, kecuali sektor barang konsumen dan sektor properti, real estat & konstruksi yang masing-masing naik 0.32% dan 0.04%. Indeks ditutup di 4,055.197, turun 14.639 poin atau 0.36% dari penutupan hari sebelumnya. Saham-saham sektor aneka industri mengalami penurunan terbanyak, dimana indeks sektor tersebut turun 1.25%. Sementara sektor industri dasar dan sektor infrastruktur masing-masing melemah 0.94% dan 0.48%. Indeks LQ 45 terpangkas 3.031 poin atau 0.43% menjadi 694.535. Melemahnya IHSG hari Jumat terjadi dalam rangkaian penurunan indeks bursa-bursa regional Asia, setelah pemangkasan suku bunga oleh bank sentral China β PBOC dan bank sentral Eropa β ECB. Kebijakan moneter dari dua bank sentral utama tersebut menggarisbawahi buruknya kondisi ekonomi global. Selain itu, para pelaku pasar juga bersikap berhati-hati menjelang data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis hari ini. Sebanyak 139 saham emiten melemah, 85 saham naik, dan 103 saham stagnan pada perdagangan hari Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 1.926 miliar lembar saham senilai Rp 2.95 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 108.97 miliar. Top gainers Jumat antara lain Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) naik 2,250 poin atau 1.50% ke Rp 152,000, Toba Bara Sejahtra (TOBA) naik 225 poin atau 11.84% ke Rp 2,125, Petrosea (PTRO) menguat 150 poin atau 4.29% ke Rp 3,650, Berlina (BRNA) naik 150 poin atau 6.52% ke Rp 2,450, dan Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) naik 125 poin atau 2.56% ke Rp 5,000. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di hari Jumat antara lain Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 500 poin atau 3.13% ke Rp 15,500, United Tractors (UNTR) turun 350 poin atau 1.52% ke Rp 22,750, Sucaco (SCCO) turun 300 poin atau 6.25% ke Rp 4,500, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun 300 poin atau 1.60% ke Rp 18,500, dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 200 poin atau 2.38% ke Rp 8,200.
Sebagian besar saham-saham AS berakhir melemah pada perdagangan Jumat (06/07), dengan indeks indeks Dow Jones Industrial dan indeks S&P 500 juga membukukan penurunan mingguan, setelah data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan semakin memperburuk sentimen pasar. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 124.20 poin atau 0.96% ke 12,772.47. Indeks S&P 500 turun 12.90 poin atau 0.9% menjadi 1,354.68, dengan seluruh 10 sektor utama komponen S&P 500 berakhir melemah, dan saham-saham sektor teknologi mengalami penurunan terbanyak. Sementara indeks Nasdaq Composite kehilangan 38.79 poin atau 1.3% menjadi 2,937.33. Departemen ketenagakerjaan AS merilis laporan tingkat pengangguran negara tersebut yang hanya menambah 80,000 pekerjaan di bulan Juni, lebih rendah harapan para pelaku pasar. Untuk kuartal kedua 2012, penyerapan tenaga kerja di AS sangat lambat, dengan hanya menambah 75,000 pekerjaan dibandingkan 226,000 pekerjaan di kuartal pertama 2012.
Kami perkirakan IHSG hari ini akan diperdagangkan negatif hari ini, seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih rendah dari perkiraan para pelaku pasar sehingga kembali menimbulkan sentimen negatif di pasar ekuitas. Level support dan resistance IHSG hari ini kami perkirakan masing-masing akan berada di 4,019 dan 4,093.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sepekan ke depan, para pelaku pasar regional Asia maupun global akan memperhatikan imbal hasil (bond yield) surat utang Spanyol dan Italia, serta serangkaian data ekonomi China. China aka merilis data inflasi pada hari Senin (09/07), kemudian data PDB dan penjualan ritel pada hari Jumat (13/07). Selain itu, laporan laba kuartal ke-2 emiten-emiten AS yang akan dimulai minggu ini juga akan mempengaruhi pasar ekuitas Asia maupun global di minggu ini. Dari dalam negeri, BI akan merilis suku bunga acuan pada hari Kamis (12/07) ini.
Technical Recommendations:
TLKM (8,200) β Spec. Sell. R2: 8,500, R1: 8,400, S1: 7,900, S2: 7,700
INTP (18,500) β SELL. R2: 19,050, R1: 18,900, S1: 18,150, S2: 18,000
INDY (2,050) β BUY. R2: 2,250, R1: 2,100, S1: 1,930, S2: 1,820
BSDE (1,180) β Trading Sell. R2: 1,250, R1: 1,210, S1: 1,150, S2: 1,120
(ang/ang)