Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -2,01% ke level 680,55 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -2,00% ke level 881,50. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.4,1 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.457 Milyar.
Semua bursa di Asia pada perdagangan kemarin juga ditutup turun lebih dari 1%, dimana Hangseng turun ke level 19.428,09 (-1,88%), STI turun ke level 2.929,08 (-1,66%), Nikkei turun ke level 8.896,88 (-1,37%), dan Kospi turun ke level 1.836,13 (-1,19%).
Pasar saham di Eropa juga kembali ditutup di area negatif, namun tidak terlalu dalam, dimana FTSE turun ke level 5.627,33 (-0,62%), DAX turun ke level 6.387,57 (-0,35%) dan CAC40 turun ke level 3.156,80 (-0,38%).
Untuk 3 hari berturut-turut, Wall Street kembali melemah akibat kekhawatiran terhadap data ekonomi global. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.736,29 atau turun 36,18 poin (-0,28%). Indeks Komposit Nasdaq ditutup di level 2.931,77 atau turun 5,55 poin (-0,19%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.352,46 atau turun 2,22 poin (-0,16%).
Hari ini IHSG diperkirakan berfluktuasi dalam rentang yang sempit atau cenderung flat. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.945 - 4.029.
(ang/ang)











































