Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -1,19% ke level 680,86 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -1,04% ke level 881,05. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.4 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.157 Milyar.
Hampir semua bursa di kawasan Asia pada perdagangan kemarin ditutup melemah sejalan dengan berita menurunnya pertumbuhan ekonomi China. Indeks Hangseng terjun ke level 19.025,87 (-2,03%), STI turun ke level 2.972,04 (-0,58%), Nikkei turun ke level 8.720,01 (-1,48%), dan Kospi turun ke level 1.785,39 (-2,24%).
Semua pasar Saham Eropa ditutup melemah, ikut terdampak berita pertumbuhan China, dimana FTSE turun ke level 5.608,25 (-0,99%), DAX turun ke level 6.419,35 (-0,53%) dan CAC40 turun ke level 3.135,18 (-0,70%).
Sementara saham-saham di Wall Street kembali turun untuk ke-enam kali berturut-turut kendati di akhir perdagangan pergerakan harga mulai merambat naik. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.573,27 atau turun 31,26 poin (-0,25%). Indeks Komposit Nasdaq berada di evel 2.866,19 atau turun 21,79 poin (-0,75%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.334,76 atau turun 6,69 poin (-0,50%).
Hari ini BEI diperkirakan kembali konsolidasi dan cenderung flat. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 3.949 - 4.034.
(ang/ang)











































