Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup naik +0,84% ke level 697,28 dan Indeks Kompas 100 ditutup naik +0,96% ke level 905,12. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,4 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.64 Milyar.
Semua bursa di kawasan Asia pada perdagangan kemarin juga kembali menguat, dimana Hangseng naik ke level 19.455,33 (+1,75%), STI naik ke level 3.014,71 (+0,53%), Nikkei naik ke level 8.755,00 (+0,35%) dan Kospi naik ke level 1.821,96 (+0,23%).
Pasar Saham Eropa kendati sempat menguat di awal perdagangan, namun kembali melemah di akhir sesi dan ditutup bervariasi. FTSE turun ke level 5.629,09 (-0,59%), DAX naik ke level 6.577,64 (+0,18%) dan CAC40 turun ke level 3.176,97 (-0,09%).
Sementara saham-saham di Wall Street kembali menguat merespon pidato Bernanke yang memberikan sinyal bahwa Federal Reserve bisa mengambil langkah lebih jauh untuk memberi stimulus pertumbuhan. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial berada di level 12.805,54 atau naik 78,33 poin (+0,62%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.910,04 atau naik 13,09 poin (+0,45%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.363,67 atau naik 10,03 poin (+0,74%).
Hari ini IHSG diperkirakan masih mempunyai potensi untuk melanjutkan penguatan. kalau pun terjadi sedikit pull back, Investor siap dengan strategi buy on weakness. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.045 - 4.110.
(ang/ang)











































