Phillip Securities: Belum Ada Sinyal Positif dari The Fed

Phillip Securities: Belum Ada Sinyal Positif dari The Fed

- detikFinance
Rabu, 18 Jul 2012 09:17 WIB
Phillip Securities: Belum Ada Sinyal Positif dari The Fed
Jakarta - Menutup perdagangan Selasa (17/07), IHSG melanjutkan penguatan yang telah terjadi sejak awal pekan ini. Indeks ditutup di 4,080.672, naik 33.207 poin atau 0.82% dari penutupan hari sebelumnya. Seluruh sektor berakhir positif, dimana sektor pertambangan memimpin kenaikan dengan bertambah 1.60%. Sementara sektor aneka industri naik 1.24% dan sektor infrastruktur juga naik dengan persentase yang sama, 1.24%. Indeks LQ 45 ditutup positif 5.819 poin atau 0.84% ke 697.280. Kenaikan IHSG terjadi seiring menguatnya indeks bursa-bursa regional Asia hari Selasa, yang dipicu oleh harapan para pelaku pasar terhadap akan adanya stimulus ekonomi atau pelonggaran kebijakan moneter dari AS dan China. Ketua the Fed, Ben Bernanke, akan memberikan pidato di depan komite perbankan Senat AS pada hari Selasa, untuk melaporkan kebijakan moneter semi-tahunan. Para pelaku pasar mengharapkan Ben Bernanke akan memberikan sinyal adanya stimulus dari bank sentral AS untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Lebih dari 150 saham emiten menguat, 84 saham melemah, dan 85 saham tidak berubah pada perdagangan Selasa di Bursa Efek Indonesia, dimana 2.455 miliar lembar saham senilai Rp 3.203 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 63.24 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Selasa antara lain Bayan Resources (BYAN) menguat 700 poin atau 6.25% ke Rp 11,900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik 600 poin atau 4.00% ke Rp 15,600, Indo Tambangraya Megah (ITMG) bertambah 550 poin atau 1.48% ke Rp 37,800, Unilever Indonesia (UNVR) naik 300 poin atau 1.26% ke Rp 24,100, dan Jasa Marga (Persero) (JSMR) naik 250 poin atau 4.50% ke Rp 5,800. Sementara saham-saham top losers diantaranya Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) turun 17,000 poin atau 6.25% ke Rp 255,000, Mayora Indah (MYOR) melemah 350 poin atau 1.47% ke Rp 23,400, Gudang Garam (GGRM) turun 300 poin atau 0.51% ke Rp 59,100, Sucaco (SCCO) melemah 200 poin atau 3.92% ke Rp 4,900, Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) terpangkas 200 poin atau 1.96% ke Rp 10,000.

Saham-saham AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (17/07), dipengaruhi oleh laporan keuangan kuartal ke-2 beberapa perusahaan AS yang positif, setelah sempat mengalami penurunan tajam pada awal sesi - dipicu oleh kekecewaan pasar terhadap belum adanya tanda-tanda stimulus ekonomi lebih lanjut oleh bank sentral AS (the Fed). Dalam sesi perdagangan yang sangat volatil, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 78.33 poin atau 0.6% ke 12,805.54 setelah sempat turun 82 poin dan naik 102 poin. Top gainers termasuk saham Coca-Cola Co. (KO) yang naik 1.6% setelah melaporkan laba kuartal ke-2 yang melebihi ekspektasi. Indeks S&P 500 berakhir positif 10.03 poin atau 0.7% ke 1,363.67, dengan saham-saham di sektor kesehatan, sumber daya alam dan telekomunikasi memotori kenaikan indeks tersebut. Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup naik 13.10 poin atau 0.5% ke 2,910.04. Harga minyak menanjak 0.9% menjadi USD 89.22 per barel.

Dengan kekecewaan pasar terhadap belum adanya tanda-tanda langkah stimulus oleh bank sentral AS, the Fed, IHSG kemungkinan akan melemah hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan antara support di 4,050 dan resistance di 4,099.GS

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
GIAA (770) – BUY. R2: 820, R1: 790, S1: 740, S2: 720
JSMR (5,800) – BUY. R2: 6,050, R1: 5,900, S1: 5,600, S2: 5,400
AISA (740) – BUY. R2: 810, R1: 770, S1: 690, S2: 660
AALI (23,750) – Spec. Buy. R2: 24,800, R1: 24,200, S1: 23,300, S2: 22,800

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads