Sementara itu, meski IHSG ditutup menguat namun investor asing terlihat melakukan net selling tipis sebesar Rp 63,65 miliar menunggu kepastian The Fed tersebut.
Market Outlook
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bernanke yang kembali tidak menunjukkan adanya sinyal rencana pengeluaran stimulus tambahan atau Quantitative Easing 3 (QE3) membuat bursa eropa berakhir mixed. Meski Ben Bernanke tidak memberikan sinyal akan dikeluarkannya QE3 dalam waktu dekat, namun konsensus yang mengatakan akan adanya QE pada tahun ini tetap tidak berubah. Sementara itu bursa AS justru terlihat lebih optimis dengan berhasil ditutup menguat dipicu oleh optimisme beberapa investor akan adanya stimulus moneter meski bukan dalam waktu dekat ini karena Ben Bernanke kembali tidak menunjukkan sinyal untuk mengeluarkan QE3 dalam waktu dekat. Penutupan positif bursa AS juga terbantu oleh kinerja positif beberapa emiten besar seperti Goldman Sachs, Citigroup dan Coca-Cola. Kembali nihilnya petunjuk pengeluaran QE3 dari Ben Bernanke kami perkirakan akan membuat bursa Asia bergerak mixed pada perdagangan hari ini. Tren mixed pada bursa Asia ini kami perkirakan akan membuat IHSG bergerak variatif dan cenderung konsolidatif pada perdagangan hari ini terutama juga dipengaruhi oleh pola divergensi yang terlihat pada tiga hari perdagangan terakhir IHSG. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.065 - 4.070 dan level resistance 4.090 - 4.094.
AKRA
Last Price : 3.800
Hold
Support Level : 3.725 - 3.750
Resistance Level : 3.850 - 3.950
LSIP
Last Price : 3.000
Reduce
Support Level : 2.950 - 2.975
Resistance Level : 3.050 - 3.075
BSDE
Last Price : 1.140
Buy If Break
Support Level : 1.120 - 1.130
Resistance Level : 1.150 - 1.160
(dru/dru)











































