Phillip Securities: Komentar The Fed Diprediksi Angkat IHSG

Phillip Securities: Komentar The Fed Diprediksi Angkat IHSG

- detikFinance
Kamis, 19 Jul 2012 09:10 WIB
Phillip Securities: Komentar The Fed Diprediksi Angkat IHSG
Jakarta - Setelah mengalami perdagangan yang datar hari Rabu (18/07), IHSG ditutup positif 0.963 poin atau 0.02% ke 4,081.635. Sektor-sektor dalam IHSG berakhir mixed, dengan sektor perdagangan dan jasa naik 0.84%, sektor properti, real estat dan konstruksi naik 0.51% dan sektor finansial naik 0.49%. Sementara sektor barang konsumen turun 1.04% dan sektor pertambangan turun 0.63%. Indeks LQ 45 diakhiri dengan kenaikan tipis 0.628 poin atau 0.09% ke 697.908. Sebagian besar saham-saham di bursa regional Asia ditutup negatif pada perdagangan Rabu, seiring hilangnya harapan stimulus dari bank sentral AS - the Fed, dan kembali munculnya kekhawatiran tentang lemahnya ekonomi AS dan China. Saham-saham berbasis komoditi banyak mengalami penurunan di Asia pada hari Rabu, dipicu pandangan bahwa permintaan komoditas akan menurun. Namun saham-saham sektor finansial masih memberikan kontribusi positif pada indeks-indeks saham Asia. Lebih dari 150 saham melemah, 102 saham naik dan 102 saham tidak berubah pada hari Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 2.524 miliar lembar saham senilai Rp 3.179 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih senilai Rp 321.25 miliar. Top gainers Rabu diantaranya United Tractors (UNTR) naik 750 poin atau 3.44% ke Rp 22,550, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) menguat 500 poin atau 2.72% ke Rp 18,900, Gudang Garam (GGRM) bertambah 400 poin atau 0.68% ke Rp 59,500, Century Textile Industry (CNTX) naik 300 poin atau 4.17% ke Rp 7,500, Pool Advista Indonesia (POOL) naik 270 poin atau 25.00% ke Rp 1,350. Sementara saham-saham yang turun paling banyak diantaranya Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) terpangkas 22,000 poin atau 8.63% ke Rp 233,000, Unilever Indonesia (UNVR) turun 500 poin atau 2.07% ke Rp 23,600, Mayora Indah (MYOR) melemah 300 poin atau 1.28% menjadi Rp 23,100, Bayan Resources (BYAN) turun 250 poin atau 2.10% ke Rp 11,650, dan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) turun 200 poin atau 3.03% ke Rp 6,400.

Saham-saham AS menguat pada perdagangan Rabu (18/07), setelah komentar dari ketua bank sentral AS, Ben Bernanke yang mengatakan bahwa AS tidak sedang dalam resesi saat ini, mengangkat sentimen pasar. Selain itu, data Housing Starts yang mensurvei jumlah pembangunan rumah baru di AS naik 6.9% di bulan Juni. Musim laporan keuangan kuartal ke-2 AS juga ikut memberikan momentum pada bursa saham AS, dimana saham-saham berbasis teknologi mengalami kenaikan yang cukup signifikan setelah melaporkan laba kuartal ke-2 yang meningkat. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 103.16 poin atau 0.8% ke 12,908.70, dengan saham Intel Corp (INTC) memimpin kenaikan setelah saham tersebut menguat 3.3%. Indeks S&P 500 naik 9.11 poin atau 0.7% ke 1,372.78, dengan sektor teknologi menguat 1.9%. Sementara indeks Nasdaq Composite mengalami reli 32.56 poin atau 1.1% menjadi 2,942.60.

Momentum positif dari bursa AS semalam, setelah komentar dari ketua the Fed – Ben Bernanke yang mengatakan bahwa bank sentral AS tidak melihat adanya resesi di AS, dapat mengangkat IHSG hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan positif, dengan level support di 4,053 dan resistance di 4,117.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
BSDE (1,200) – Spec. Buy. R2: 1,290, R1: 1,250, S1: 1,150, S2: 1,090
BMRI (7,400) – Spec. Buy. R2: 7,700, R1: 7,500, S1: 7,250, S2: 7,100
BMTR (1,690) – BUY. R2: 1,790, R1: 1,730, S1: 1,650, S2: 1,590
ASRI (510) – Spec. Buy. R2: 540, R1: 520, S1: 495, S2: 475

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads