Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks saham-saham terlikuid LQ45 juga ditutup turun -0,65% ke level 695,60 dan Indeks Kompas 100 ditutup turun -0,53% ke level 903,49. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,9 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.62 Milyar.
Sementara itu bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup mixed, dimana Hangseng naik ke level 19.640,80 (+0,42%), STI turun ke level 3.015,53 (-0,44%), Nikkei turun ke level 8.669,87 (-1,43%) dan Kospi flat di level 1.822,93 (-0,00%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naiknya yield obligasi Spanyol juga menyebabkan saham-saham di Wall Street kembali turun, kendati laporan earning perusahaan banyak yang di atas ekpektasi. Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Dow Jones Industrial berada di level 12.822,57 atau turun 120,79 poin (-0,93%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.925,30 atau turun 40,60 poin (-1,37%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.362,66 atau turun 13,85 poin (-1,01%).
Awal pekan ini pasar diperkirakan cenderung terkoreksi, mengikuti kecenderungan regional dan global. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.027 - 4.100.
(ang/ang)











































