Disamping itu pasar juga dikhawatirkan kembali oleh krisis utang zona Euro yang berkembang ke Spanyol, ditandai dengan yield obligasi 10 tahun negara tersebut menembus 7%. Nilai tukar Euro kembali anjlok ke level terendah dalam dua tahun terakhir. Berbagai perkembangan negatif tersebut memaksa investor melempas portofolio sahamnya. Di Wall Street, kekhawatiran memburuknya krisis Spanyol dan rilis laba paruh pertama sejumlah emiten yang di bawah ekspektasi membuat indeks DJIA dan S&P terkoreksi masing-masing 0,79% dan 0,89%. Minimnya insentif positif dan meningkatnya resiko pasar global membuat perdagangan saham hari ini diperkirakan masih akan diwarnai aksi jual lanjutan.
IHSG diperkirakan maish akan melemah meskipun koreksi diperkirakan akan terbatas. Support pertama IHSG ada di 3970. Investor bisa mengakumulasi sejumlah saham emiten sektoral terutama berbasiskan pasar domestik seperti sektor perdagangan ritel, barang konsumsi, perbankan, properti dan infrastruktur, mengantisipasi rilis kinerja paruh pertama akhir bulan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
PGAS 3675-3800 BoW, SL 3600
BRMS 340-380 TB, SL 325
BDMN 5800-6200 TB, SL 5700
CTRP 660-690 BoW, SL 650
BSDE 1120-1180, BoW SL 1100
BBNI 3775-3900 BoW, SL 3725
INDY 1730-1830 BoW, SL 1720
UNSP 171-192 Trading Buy, SL Rp.169
MDLN 420-450 Buy on Weakness , Stop Loss 415.
MEDC 1660-1780 Buy on Weakness Stop loss 1650
(ang/ang)











































