Krisis yang melanda Spanyol kian memanas setelah 7 provinsi mengajukan bantuan dana langsung ke pemerintah dan lonjakan yield surat utang tenor 10 tahun menimbulkan kekhawatiran investor sehingga terjadi tekanan jual yang signifikan. Ditambahkan pula, IMF berencana menghentikan pemberian dana bailout kepada Yunani dan Moody’s menurunkan peringkat outlook Jerman dari stabil menjadi negatif akibat tak pastinya penyelesaian krisis utang Eropa. Alhasil, bursa Wall Street dan Eropa awal pekan ditutup serentak terkoreksi berkisar antara 0,8%-2,6%. Harga-harga komoditas pun juga mengalami pelemahan cukup tajam sehingga mengerek turun saham-saham berbasis komoditas dan material yang menjadi kontributor koreksi bursa global.
Merespon semakin parahnya krisis Spanyol, bursa Asia pagi ini terpantau dibuka bervariasi terbatas dimana indeks Nikkei -0,6%; KLSE +0,2%; STI +0,5% dan KOSPI -0,1%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan bergerak bervariasi potensi terjadi rebound dengan katalis release kinerja keuangan 1H12 emiten blue chip. Kisaran trading IHSG berada di level 3.892-4.099.
(ang/ang)










































