Jakarta -
Indeks Harga Saham Gabungan kembali ditutup melemah meninggalkan level 4000 pada perdagangan Selasa 24/07. Indeks terpangkas 17 poin atau setara -0.44%. Indeks sempat menguat di awal sesi sebelum akhirnya aksi jual saham-saham unggulan menjungkalkan indeks ke level terendahnya 3982 dan akhirnya di tutup melemah ke posisi 3992. Krisis utang yang tidak berkesudahan di zona Eropa menjadi sentimen negatif yang begitu kuat melemahkan indeks. Mencuatnya kembali penanganan utang di berbagai wilayah Spanyol serta ancaman kebangkrukan Yunani membuat investor seakan menemukan alasan yang pas untuk keluar dari pasar. Aliran dana asing juga mulai menahan investasinya di bursa, penjualan bersih asing hari kemaren tercatat mencapai 130 M. Indeks sektoral mayoritas melemah, sektor infrasturktur menyumbang penurunan terbesar indeks dengan melemah -0.97% adapun top losers mendera emiten berkode ITMG, AALI, GGRM, UNVR.
IHSG pada hari ini diperkirakan kembali melemah dan kondisi indeks saat ini dalam fase bearish setelah tembus bawah level 4008. Indeks menguji level 3988 dan bila gagal berpotensi menuju support kuat di level 3952 yang merupakan MA-35. Indikator MACD maupun Stochastic keduanya bergerak downtrend bahkan indikator Stochastic akan memasuki area oversold. Beberapa saham masih dalam posisi tren naik yakni saham TLKM, PGAS, SMGR, INTP, BMRI, BBCA, BNGA, JSMR, BISI, BUMI, BYAN, HRUM, BSDE, SMRA, LPCK, AISA, BEST dan BRMS. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3950 hingga 4020.
(ang/ang)