Phillip Securities: IHSG Diprediksi Naik Terbatas

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Naik Terbatas

- detikFinance
Kamis, 26 Jul 2012 09:45 WIB
Phillip Securities: IHSG Diprediksi Naik Terbatas
Jakarta - IHSG ditutup positif mengakhiri sesi perdagangan yang datar hari Rabu (25/07). Indeks komposit saham-saham Indonesia tersebut naik 8.726 poin atau 0.22% ke 4,000.839 setelah sempat menyentuh level terendah di 3,964.808 dan level tertinggi di 4,004.855. Saham-saham di enam dari sembilan sektor utama mendukung positifnya indeks, dimana kenaikan terbanyak terjadi di sektor infrastruktur yang naik 0.78%, sektor properti dan konstruksi menguat 0.73% dan sektor industri dasar bertambah 0.62%. Sementara sebagian besar saham-saham berbasis komoditi cenderung melemah, dengan indeks sektor pertambangan turun 1.32% dan sektor agrikultur terpangkas 0.52%. LQ 45 - indeks yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip Indonesia, bertambah 0.712 poin atau 0.10% menjadi 678.812. Sentimen pasar di bursa-bursa Asia berlanjut negatif pada sesi perdagangan Rabu, dipicu oleh kemungkinan bahwa Yunani tidak dapat membayar utang negaranya. Selain itu, turunnya indeks-indeks saham AS pada hari Selasa juga ikut memberikan tekanan pada bursa-bursa Asia. Lebih dari 130 saham ditutup positif, 89 saham melemah, dan 97 saham lainnya stagnan pada sesi Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 1.835 miliar lembar saham senilai Rp 2.756 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 664.189 miliar. Top gainers pada sesi Rabu termasuk saham Sepatu Bata (BATA) yang bertambah 7,200 poin (+13.64%) menjadi Rp 60,000, Jembo Cable Company (JECC) naik 525 poin (+21.21%) ke Rp 3,000, Sarana Menara Nusantara (TOWR) menguat 500 poin (+3.13%) menjadi Rp 16,500, Gudang Garam (GGRM) naik 400 poin (+0.70%) ke Rp 57,900, dan Indosiar Karya Media (IDKM) menambah 300 poin (+5.13%) di Rp 6,150. Sedangkan top losers termasuk saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 1,450 poin (-3.98%) ke Rp 35,000, Bank Mega (MEGA) terpangkas 300 poin (-9.38%) menjadi Rp 2,900, Astra Agro Lestari (AALI) melemah 250 poin (-1.13%) di Rp 21,900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) kehilangan 250 poin (-1.31%) menjadi Rp 18,900, dan Harum Energy (HRUM) turun 200 poin (-3.45%) ke Rp 5,600.

Saham-saham AS sebagian besar ditutup negatif pada perdagangan Rabu, setelah laporan laba Apple Inc. menunjukkan hasil kuartal ke-2 di bawah estimasi. Namun perkiraan yang positif dari emiten-emiten industri alat berat dan penerbangan menahan penurunan Dow Jones. Setelah naik lebih dari 110 poin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup positif 58.73 poin atau 0.5% di 12,676.05. Indeks S&P 500 mengalami penurunan tipis setengah poin, dan ditutup di 1,337.89, dengan sektor teknologi memberatkan indeks tersebut. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 8.75 poin atau 0.3% ke 2,854.24.

IHSG dapat melanjutkan penguatan hari ini, setelah data penjualan rumah AS jatuh dan menimbulkan spekulasi bahwa bank sentral AS – the Fed akan melakukan stimulus ekonomi dalam waktu dekat. Namun spekulasi tersebut akan disertai kehati-hatian sehingga dapat membatasi kenaikan indeks-indeks bursa saham Asia dan IHSG. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan naik terbatas dengan support di 3,950 dan resistance di 4,030.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
CPIN (3,150) – Spec. Buy. R2: 3,425, R1: 3,300, S1: 3,050, S2: 2,950
TRAM (890) – Spec. Buy. R2: 930, R1: 910, S1: 870, S2: 850
ITMG (35,000) – Spec. Sell. R2: 37,200, R1: 36,000, S1: 34,200, S2: 33,350
BWPT (1,490) – Spec. Sell. R2: 1,600, R1: 1,540, S1: 1,460, S2: 1,410

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads