Disamping pengaruh faktor positif pasar saham global, aksi beli selektif pelaku pasar juga dipicu respon terhadap pencapaian laba sejumlah emiten pada paruh pertama tahun ini yang diatas ekspektasi analis sebelumnya. Penguatan di pasar saham diperkirakan masih akan berpeluang terjadi pada perdagangan awal pekan ini. Hal ini terutama dipicu aksi beli selektif merespon rilis kinerja emiten paruh pertama yang keluar akhir Juli ini. Pasar saham global dan kawasan diperkirakan juga masih bergerak di teritori positif sehingga turut menopang penguatan yang terjadi. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street akhir pekan kemarin menguat masing-masing 1,46% dan 1,91%.
Pelaku pasar optimis The Fed akan segera mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutannya menyusul perlambatan ekonomi AS. Pada 2Q12, ekonomi AS hanya tumbuh 1,5%, dibawah pertumbuhan 1Q12 sebesar 2%. Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS tersebut mendorong spekulasi The Fed akan menjalankan kebijakan QE3 dan memperpanjang kebijakan bunga murah, 0-0,25%, hingga akhir 2014. Langkah pelonggaran likuiditas ini juga akan diambil oleh ECB maupun bank sentral China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG : S1 4060 S2 4015 R1 4127 R2 4167
Saham Pilihan
AKRA 3650-3800 TB, SL 3600
MDLN 450-470 TB, SL 440
ISAT 4800-5200 TB, SL 4700
JSMR 5550-5800 TB, SL 3675
BBRI 6300-6550 Buy, SL 6200
BBKP 620-660 Buy, SL 590
ASII 6500-7000 TB, SL 6400
BBTN 1310-1360. Maintain Buy, SL 1260
ADRO 1410-1510. Buy break 1440. SL 1390
SMGR 12000-12350 Sell on Strength
(ang/ang)











































