Jakarta - Mengakhiri transaksi di bulan Juli, Selasa 31/07 IHSG ditutup menguat dengan kanaikan 1,05%. Ramainya transaksi di akhir Juli kemaren didorong laporan keuangan emiten yang telah rilis sehingga memberi gambaran untuk investor untuk ambil posisi. Aliran dana asing bahkan parkir hingga 1,2 triliun. Pembelian bersih asing yang cukup besar tersebut bahkan mengangkat indeks 43 poin ke level 4142. Sejak dibuka indeks sudah langsung melesat, disemangati bursa Asia yang mayoritas menguat, indeks tidak pernah keluar zona hijau dan malah terus menanjak jelang penutupan. Adapun indeks sektoral, kenaikan paling tajam dari sektor aneka industri dengan penguatan mencapai 3.82%, diikuti sektor industri dasar dan sektor keuangan yang masing-masing menguat 2.31% dan 1.99%. Sedangkan top gainers sore kemaren dari emiten berkode INTP, HMSP, BMRI, AALI.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan rawan koreksi ditengah pelemahan bursa regional. Indeks menguji level 4127 serta bila gagal mencoba bertahan di level 4103. Namun besarnya transaksi net buy asing diharapkan dapat menahan pelemahan indeks. Pelaku pasar menunggu di rilisnya data inflasi Juli di tengah kenaikan barang-barang di bulan puasa. Selain itu juga menanti kebijakan The Fed dan ECB. Indikator MACD maupun Stochastic keduanya bergerak uptrend namun indikator Stochastic berada di area overbought. Semua sektor dalam posisi tren naik kecuali sektor agrikultur dan pertambangan. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4100 hingga 4185.
(ang/ang)