Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking Dipicu Sentimen AS

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking Dipicu Sentimen AS

- detikFinance
Rabu, 01 Agu 2012 09:13 WIB
Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking Dipicu Sentimen AS
Jakarta - Sebagian besar saham-saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berakhir menguat pada perdagangan Selasa (31/07), seiring dengan berlanjutnya harapan bahwa bank-bank sentral utama dunia akan mengambil kebijakan pelonggaran moneter. IHSG ditutup di 4,142.337, naik 43.216 poin atau 1.05%. Kenaikan saham-saham di sektor aneka industri memotori pergerakan positif IHSG hari Selasa, dimana indeks sektor aneka industri ditutup naik 3.82%. Saham-saham di sektor industri dasar and sektor finansial juga mendukung kenaikan indeks, dengan masing-masing sektor naik 2.31% dan 1.99%. Namun sektor barang konsumen dan sektor pertambangan justru ditutup negatif, yaitu sebesar -0.31% dan -0.11%. Kenaikan IHSG pada hari Selasa didukung oleh menguatnya 147 saham, sementara 115 saham melemah dan 85 saham tidak berubah.

Bursa-bursa ekuitas Asia pada hari Selasa juga ditutup positif, dipicu oleh harapan bahwa bank sentral Eropa – ECB, dan bank sentral AS – the Fed, akan mengambil kebijakan pelonggaran moneter dalam bentuk pembelian obligasi-obligasi negara dalam jumlah besar. ECB diharapkan akan membeli obligasi Spanyol dan Italia dalam upayanya untuk menekan tingkat suku bunga pinjaman kedua negara tersebut. Sementara the Fed diharapkan akan mengulangi langkah pelonggaran kuantitatif (quantitative easing) dengan membeli obligasi AS. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Selasa antara lain saham Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) yang naik 1,350 poin atau 6.70% ke Rp 21,500, H.M. Sampoerna (HMSP) bertambah 500 poin atau 0.97% ke Rp 52,000, Bank Mandiri (Persero) (BMRI) menguat 450 poin atau 5.73% menjadi Rp 8,300, Astra Agro Lestari (AALI) naik 400 poin atau 1.77% ke Rp 23,000, dan Indo Kordsa (BRAM) menambah 350 poin atau 11.67% ke Rp 3,350; Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak diantaranya saham Gudang Garam (GGRM) yang turun 2,050 poin atau 3.51% ke Rp 56,350, Bayan Resources (BYAN) terpangkas 400 poin atau 3.52% ke Rp 10,950, BFI Finance Indonesia (BFIN) melemah 350 poin atau 7.69% menjadi Rp 4,200, Ace Hardware Indonesia (ACES) jatuh 250 poin atau 4.07% di Rp 5,900, dan Garda Tujuh Buana (BTBO) kehilangan 150 poin atau 2.78% ke Rp 5,250. Indeks LQ 45, yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip Indonesia, berakhir naik 10.476 poin atau 1.49% dan ditutup di 712.770.

Saham-saham AS jatuh pada perdagangan Selasa (01/08), seiring dengan kekhawatiran para investor bahwa bank-bank sentral utama dunia tidak dapat mengambil kebijakan stimulus yang cukup besar untuk mengangkat ekonomi dunia. Banyak para pelaku pasar yang pesimis terhadap efektifitas tindakan stimulus yang kemungkinan akan diambil oleh bank sentral AS – the Fed, pada akhir pertemuan dewan gubernur the Fed yang berakhir hari ini. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 64.33 poin atau 0.5% menjadi 13,008.68, dan mencatat kenaikan 1% di bulan Juli. Indeks S&P 500 kehilangan 5.98 poin atau 0.5% menjadi 1,379.32, sehingga membukukan kenaikan bulanan 1.3%. Indeks Nasdaq Composite terpangkas 6.32 poin atau 0.2% menjadi 2,939.52, dan mencatat kenaikan 0.2% di bulan Juli. Setelah turun untuk empat bulan berturut-turut, indeks kepercayaan konsumen AS untuk bulan Juli naik menjadi 65.9, dari sebelumnya 62.7 di bulan Juni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami memperkirakan IHSG akan melemah pada perdagangan Rabu (01/08), seiring dengan keraguan para pelaku pasar terhadap kecukupan besarnya stimulus yang akan dilakukan oleh bank sentral AS maupun bank sentral Eropa. Investor di bursa ekuitas AS cukup banyak yang skeptis terhadap efek positif untuk ekonomi AS apabila bank sentral AS - the Fed, memutuskan untuk mengambil kebijakan pelonggaran kuantitatif pada rapat dewan gubernur the Fed yang berakhir hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,087 dan resistance di 4,177 dengan kecenderungan bias negatif hari ini.

Technical Recommendations:
CMNP (2,025) – Spec. Buy. R2: 2,150, R1: 2,100, S1: 1,960, S2: 1,900
ADRO (1,460) – Trading Buy. R2: 1,620, R1: 1,560, S1: 1,380, S2: 1,320
BBTN (1,370) – BUY. R2: 1,420, R1: 1,400, S1: 1,340, S2: 1,320
SMCB (2,625) – BUY. R2: 2,800, R1: 2,700, S1: 2,500, S2: 2,400

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads