Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

- detikFinance
Kamis, 02 Agu 2012 08:29 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat
Jakarta - Regional mix, IHSG melemah –0.29%. Setelah menguat dalam beberapa hari terakhir indeks mengalami tekanan jual oleh aksi profit taking pada level 4,130.46. Data aktifitas manufaktur di Australia yang mengalami penurunan serta terendah dalam tiga tahun menjadi sentimen negatif pada pergerakan bursa regional. Sementara itu data HSBC PMI China untuk bulan Juli naik menjadi 49.3 vs Juni 48.2 mendorong variatifnya penutupan bursa regional. Sektor industri dasar dan konsumsi mencatatkan penurunan terbesar masing-masing –2.04% dan –1.86%. BPS merilis data inflasi untuk bulan Juli sebesar 0.7% naik dibanding bulan Juni sebesar 0.62% akibat kenaikan harga daging ayam sebesar 8.62%. Disamping itu, kenaikan inflasi juga didorong oleh kenaikan beras, gula pasir, tahu, tempe dan gula. Kembali ke bursa Asia dimana perdagangan kemarin ditutup mixed, Nikkei –0.61%, Hangseng +0.12%, Kospi –0.11%.

Hasil FOMC dorong pelemahan Wall Street. Harapan yang positif sebelumnya atas hasil pertemuan The Fed semalam tidak sesuai yang diperkirakan dimana hasil FOMC Meeting tidak memberikan adanya kebijakan stimulus baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang melambat. The Fed tetap akan mempertahankan tingkat suku bunga 0-0.25% hingga 2014. Rilis data laporan pengangguran dan ISM manufacturing akhir pekan ini akan menjadi pertimbangan The Fed untuk melakukan langkah-langkah kebijakan baru. Adapun dari hasil voting FOMC meeting semalam hanya 1 anggota yang menolak yaitu Jeffrey M Lacker. Dow jones melemah –0.29%, Nasdaq –0.66% serta S&P –0.29%. Data ekonomi yang dirilis menunjukkan hasil yang positif seperti Penjualan motor 11.0M vs sebelumnya 10.8M serta ADP Employment untuk bulan Juli sebesar 163.000 vs consensus 120.000. Pasar saat ini fokus menjelang pertemuan ECB Kamis ini terkait kebijakan yang akan dilakukan secara lebih rinci dalam menekan yield obligasi Spanyol dan I talia agar mampu mempertahankan zona Euro dari resesi yang semakin dalam.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range 4,120β€”4,165). IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin di level 4,130, indeks tampak mampu bertahan di atas support terdekatnya di 4,120 yang mana memberikan peluang untuk berlanjut menguat menuju resistance level di 4,160, akan tetapi jika indeks gagal kembali bertahan di atas level tersebut kemungkinan dapat menuju support level di 4,105 hingga 4,085, stochastic dan RSI menujukkan bahwa indeks sudah overbought. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads