Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Berpotensi Melemah Terbatas

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Berpotensi Melemah Terbatas

- detikFinance
Kamis, 09 Agu 2012 09:38 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Berpotensi Melemah Terbatas
Jakarta - Saham Asia menyentuh 3mo high. Pasar saham Asia kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan semalam, dimana saat ini sejumlah indeks Asia telah mencapai posisi tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Indeks Nikkei 225 naik +0.9%, Kospi +0.9% serta Shanghai +0.2%. Estimasi rendahnya inflasi China yang rencananya akan diumumkan hari ini (9/8) menelurkan spekulasi pemerintah China akan menempuh langkah pelonggaran moneter. Inflasi China bulan Juli diperkirakan hanya sebesar 1.7% mom, lebih rendah dibanding Juni 2.2% mom. Selain itu, Bank Sentral Korea Selatan diperkirakan hari ini akan memangkas suku bunga sementara Bank Sentral Jepang akan memulai pertemuan dua hari guna menentukan kebijakan moneter. Pasar saham Indonesia sendiri kemarin menguat tipis 0.1% ke level 4,090 dimana penguatan ini ditopang oleh sektor Aneka Industry (+1.17%) dan Barang Konsumsi (+0.73%). Sementara itu sektor Industri Dasar (-1.09%) dan Pertambangan (-0.70%) merupakan dua sektor yang mengalami koreksi terbesar. Investor asing sendiri masih membukukan posisi net buying senilai IDR 124.8 miliar.

Euforia stimulus mulai mereda. Euforia investor atas spekulasi adanya program stimulus ekonomi dari Bank Sentral Amerika dan Eropa mulai mereda, dimana pada perdagangan semalam Wall Street ditutup flat. Indeks DJIA hanya naik tipis +0.05% ke 13,175, S&P 500 +0.06% ke 1,402 sementara Nasdaq turun 0.15% ke 3,011. Tidak adanya katalis positif baru membuat investor melakukan aksi profit taking, meski data Nonfarm Productivity di 2Q12 ini naik 1.6% (est. +1.5%, prior –0.9%). Sektor barang konsumsi dan kesehatan menjadi penekan indeks, terutama setelah data same-store-sales McDonald’s Corp di bulan July flat. Investor juga kembali risau atas perkembangan di Spanyol, dimana sejumlah analis memprediksikan Spanyol akan meminta dana bailout dalam waktu dekat. Hal ini membuat yield 10Y Spanyol kembali naik di atas 7%, meski akhirnya ditutup pada level 6.77%.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range 4,065—4,120). IHSG ditutup menguat tipis pada perdagangan kemarin berada di level 4,090, indeks tampak melanjutkan masa konsolidasinya dan mencoba untuk bertahan di atas support level terdekatnya di 4,085 yang mana jika mampu melewati level tersebut dimungkinkan untuk berlanjut melemah menuju support level pada equidistant channel di 4,060, akan tetapi technical rebound dimungkinkan terjadi jika indeks mampu bertahan di atas 4,085. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang melemah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads