Sebelumnya, bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan kemarin rata-rata juga ditutup menguat di tengah harapan investor terhadap stimulus moneter, dimana Hangseng naik ke level 20.291,68 (+1,05%), STI naik ke level 3.083,90 (+0,62%), Nikkei naik ke level 8.929,88 (+0,50%) dan Kospi naik ke level 1.956,96 (+1,27%).
Pada Selasa malam, Pasar Saham Eropa rata-rata ditutup menguat menyongsong data pertumbuhan GDP Eropa, terutama Jerman dan Perancis, dimana FTSE naik ke level 5.864,78 (+0,56%), DAX naik ke level 6.974,39 (+0,94%) dan CAC40 naik ke level 3.450,27 (+0,70%).
Sementara Pasar Saham Wall Street kendati juga sempat menguat di awal perdagangan namun akhirnya ditutup flat, menyusul kabar dari Yunani yang nampaknya memerlukan perpanjangan waktu untuk menerapkan program penghematan. Pada perdagangan Selasa waktu setempat Dow Jones Industrial berada di level 13.172,14 atau naik 2,71 poin (+0,02%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 3.016,98 atau turun 5,54 poin (-0,18%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.403,93 atau turun 0,18 poin (-0,01%).
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diperkirakan masih tipis dengan kecenderungan flat, investor kebanyakan kurang bersemangat dan sudah bersiap-siap libur panjang. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.086 - 4.146.
(ang/ang)











































