Bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan Rabu 22 Agustus kemarin umumnya ditutup melemah, dimana Hangseng turun ke level 19.887,78 (-1,06%), STI turun ke level 3.049,47 (-0,53%), Nikkei turun ke level 9.131,74 (-0,27%) dan Kospi turun ke level 1935,19 (-0,41%).
Demikian pula Pasar Saham Eropa rata-rata ditutup melemah, terutama akibat situasi Yunani yang kemungkinan akan kembali meminta perpanjangan waktu bagi pembayaran hutang-hutangnya, dimana FTSE turun ke level 5.774,20 (-1,42%), DAX turun ke level 7.017,75 (-1,01%) dan CAC40 turun ke level 3.461,65 (-1,47%).
Sementara itu Pasar Saham Wall Street akhirnya ditutup relatif flat, setelah adanya sinyal yang menyebutkan bahwa The Fed akan segera meluncurkan stimulus moneter baru. Pada perdagangan Rabu waktu setempat Dow Jones Industrial berada di level 13.172,76 atau turun 30,82 poin (-0,23%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 3.073,67 atau naik 6,41 poin (+0,21%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.413,49 atau naik 0,32 poin (+0,02%).
Kamis ini adalah hari perdagangan pertama di pekan ini setelah libur panjang dalam rangka Idul Fitri. Perdagangan di Bursa Indonesia diperkirakan masih tipis dengan kecenderungan melemah. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.105 - 4.171.
(ang/ang)











































