Phillip Securities: IHSG Diprediksi Sideways

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Sideways

- detikFinance
Kamis, 23 Agu 2012 09:16 WIB
Phillip Securities: IHSG Diprediksi Sideways
Jakarta - IHSG bertahan di zona positif pada akhir perdagangan Kamis (16/08) sebelum libur bursa dalam rangka hari kemerdekaan RI dan hari raya Lebaran. Indeks ditutup naik 18.522 poin atau 0.45% ke 4,160.508. Enam sektor mendukung IHSG, dimana sektor infrastruktur memimpin dengan kenaikan sebesar 2.36%, diikuti sektor industri dasar yang menguat 0.86%, dan sektor finansial bertambah 0.61%. Namun tiga sektor menahan kenaikan IHSG, yaitu sektor agrikultur turun 1.11%, sektor aneka industri melemah 0.80%, dan sektor properti dan konstruksi terpangkas 0.76%. Indeks LQ 45, yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip Indonesia, ditutup di 718.569, naik 3.149 poin atau 0.44%. Indeks-indeks bursa regional Asia berakhir beragam pada hari Kamis, dipicu oleh sinyal-sinyal makro ekonomi global yang berbeda. China pada hari Kamis memperkirakan neraca dagangnya berpotensi memburuk di tahun ini. Sementara itu, data-data ekonomi AS yang dirilis belakangan ini mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan ekonomi, sehingga memupuskan harapan para pelaku pasar terhadap adanya stimulus dari bank sentral AS. Sebanyak 114 saham menguat, 111 saham turun, dan sisanya 235 saham stagnan pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.155 miliar lembar saham senilai Rp 3.399 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih senilai Rp 133.381 miliar. Saham-saham dengan performa terbaik hari Kamis diantaranya saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik 550 poin atau 5.95% ke Rp 9,800, Bayan Resources (BYAN) menguat 500 poin atau 4.35% ke Rp 12,000, H.M. Sampoerna (HMSP) bertambah 500 poin atau 0.97% di Rp 52,000, Indosat (ISAT) mencetak 375 poin atau 7.54% dan ditutup di Rp 5,350, dan Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) naik 300 poin atau 6.63% ke Rp 4,825. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 250 poin atau 4.35% ke Rp 5,500, Mitra Adiperkasa (MAPI) terpangkas 150 poin atau 2.08% menjadi Rp 7,050, PP London Sumatra Indonesia (LSIP) melemah 125 poin atau 4.63% di Rp 2,575, Astra Agro Lestari (AALI) kehilangan 100 poin atau 0.45% ke Rp 21,900, dan Resource Alam Indonesia (KKGI) turun 100 poin atau 3.01% menjadi Rp 3,225.

Saham-saham AS hanya sedikit berubah pada perdagangan hari Rabu, setelah bank sentral AS - the Fed, merilis laporan hasil rapat dewan gubernurnya yang menunjukkan para pejabat the Fed telah mendiskusikan kebijakan pelonggaran kuantitatif ke-3, atau yang biasanya disebut QE3. Setelah sempat jatuh 83 poin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 30.82 poin atau 0.2% di 13,172.76, dengan empat belas dari 30 komponennya melemah. Indeks S&P 500 menguat tipis 0.32 poin ke 1,413.49, dengan sektor industri dasar mengalami kenaikan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup di 3,073.67, naik 6.41 poin atau 0.2% dari penutupan hari sebelumnya.

Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan sideways hari ini, dengan baru dimulainya perdagangan setelah liburan Idul Fitri. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,124 dan 4,182.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
PGAS (3,650) – Spec. Sell. R2: 3,825, R1: 3,750, S1: 3,600, S2: 3,525
ISAT (5,350) – BUY. R2: 5,850, R1: 5,600, S1: 5,100, S2: 4,900
SMGR (13,150) – Spec. Buy. R2: 13,600, R1: 13,400, S1: 12,750, S2: 12,400
BBCA (8,050) – Spec. Buy. R2: 8,250, R1: 8,150, S1: 7,950, S2: 7,850

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads