First Asia Capital: Ekonomi Global Masih Suasana Krisis

First Asia Capital: Ekonomi Global Masih Suasana Krisis

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 24 Agu 2012 09:14 WIB
First Asia Capital: Ekonomi Global Masih Suasana Krisis
Jakarta - IHSG kemarin bergerak bervariasi, ditutup hanya menguat tipis 2,151 poin di 4162,66 setelah sempat menguat sekitar 22 poin akibat aksi ambil untung pelaku pasar. Aksi beli terutama melanda saham sektor barang konsumsi, tambang dan energi. Sedangkan tekanan jual melanda saham-saham unggulan seperti ASII, TLKM dan BMRI. Kondisi bursa regional Asia yang umumnya bergerak di teritori positif telah berdampak positif bagi pergerakan indeks kemarin. Sentimen pasar saham global seperti rencana stimulus lanjutan dari sejumlah negara utama dunia masih menjadi faktor dominan yang menggerakan penguatan indeks saham global sepanjang Agustus ini, meskipun masih bersifat spekulatif.

Sementara problem perlambatan pertumbuhan ekonomi global masih menjadi persoalan besar. Ini terlihat dari data-data ekonomi sejumlah negara utama dunia yang belum menunjukkan terjadinya recovery. Penyelesaian krisis utang zona Euro belum banyak mencatatkan kemajuan berarti. Di belahan bumi lain, perlambatan ekonomi China kembali terkonfirmasi dengan keluarnya data manufaktur China yang turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir. Indeks manufaktur China, HSBC’s Initial Purchasing Manager’s Index, Agustus turun ke 47,8 dari 49,3 (Juli).

Dengan perkembangan perekonomian global yang masih diliputi suasana krisis, pelaku pasar di AS tadi malam kembali melepas portofolio aset beresikonya. Rencana stimulus lanjutan The Fed diperkirakan akan sulit terlaksana dalam waktu dekat. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street ditutup terkoreksi masing-masing 0,88% dan 0,81%. Harga minyak mentah juga drop 1,33% di posisi USD95,97/ barrel. Perkembangan bursa global yang kurang menguntungkan tersebut diperkirakan akan berimbas pada perdagangan akhir pekan ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4130 dan resisten di 4180 dengan kecenderungan melemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4150 S2 4130 R1 4180 R2 4200

Saham Pilihan
BISI 1110-1230 TB, SL 1090
ENRG 116-130 buy break 116
TINS 1340-1380 Buy break 1340, SL 1320
SSIA 1150-1220 SoS,
AKRA 3650-3900 SoS
SIMP 1320-1380 TB, SL 1290
LSIP 2525-2700 TB, SL 2475

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads