Phillip Securities: Penurunan Bursa Regional akan Pengaruhi IHSG

Phillip Securities: Penurunan Bursa Regional akan Pengaruhi IHSG

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Selasa, 28 Agu 2012 09:46 WIB
Phillip Securities: Penurunan Bursa Regional akan Pengaruhi IHSG
Jakarta - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mengalami gangguan pada hari Senin (27/08). Kemacetan pada sistem transaksi BEI tersebut menyebabkan sejumlah investor tidak dapat melakukan transaksi pada perdagangan Senin. Pada pukul 15:30 Senin, IHSG tercatat naik 0.479 poin atau 0.01% di 4,145.878. Enam sektor membukukan kenaikan, dengan sektor agrikultur menguat 0.51%, sektor aneka industri bertambah 0.43%, dan sektor finansial naik 0.27%. Sementara indeks LQ 45 ditutup di 713.208, turun 0.049 poin atau 0.01%. Volume transaksi di pasar reguler tercatat hanya 611.518 juta lembar saham senilai Rp 693.587 miliar. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 13.72 miliar. Sementara itu, indeks-indeks bursa saham Asia ditutup beragam pada perdagangan Senin (27/08), setelah saham-saham AS mengalami reli pada perdagangan akhir pekan lalu – dipicu oleh harapan akan adanya kebijakan pelonggaran kuantitatif ke-3 (QE3) dari bank sentral AS (the Fed). Namun optimisme tersebut tidak dapat mencegah turunnya saham-saham di bursa China pada hari Senin setelah dirilisnya data Industrial Profits yang menunjukkan penurunan laba sebesar 5.4% (yoy) di perusahaan-perusahaan industri utama di China pada bulan Juli. Saham-saham top gainers Senin diantaranya Delta Djakarta (DLTA) naik 5,000 poin atau 2.22% ke Rp 230,000, Sucaco (SCCO) menguat 500 poin atau 10.00% menjadi Rp 5,500, Indomobil Sukses Internasional (IMAS) bertambah 500 poin atau 8.77% di Rp 6,200, H.M. Sampoerna (HMSP) mencetak 300 poin atau 0.59% di Rp 51,500, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik 200 poin atau 2.94% ke Rp 7,000. Sementara saham-saham yang mencatat penurunan terbanyak diantaranya Century Textile Industry (CNTX) kehilangan 1,000 poin atau 14.29% ke Rp 6,000, Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 300 poin atau 1.48% ke Rp 20,000, Gudang Garam (GGRM) terpangkas 200 poin atau 0.38% menjadi Rp 51,900, Semen Gresik (Persero) (SMGR) jatuh 150 poin atau 1.15% ke Rp 12,950, dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun 150 poin atau 0.73% ke Rp 20,450.

Bursa AS bergerak mixed kemarin malam (27/08). S&P 500 turun tipis 0.69 poin atau 0.05% ke level 1,410.44, Nasdaq naik 3.41 poin atau 0.11% ke level 3,073.19, Dow Jones turun 33.3 poin atau 0.25% ke level 13,124.67. Bursa bergerak cenderung flat dikarenakan investor masih menunggu laporan PDB AS dan kemungkinan akan adanya stimulus baru dari the Fed. Volume perdagangan hanya sebesar 4.5 miliar lembar saham, terendah sejak tahun 2008, tidak termasuk hari libur dan sekitarnya. Hewlett-Packard Co., Alcoa Inc. dan Bank of America Corp. turun sekitar 1.1%. Apple Inc., naik 1.9%. Google Inc. melemah 1.4%.

IHSG berpotensi melemah hari ini, mengikuti sentimen negatif dari penurunan mayoritas bursa regioal pagi ini. Dua hari terakhir membentuk doji menunjukkan belum ada sinyal yang cukup kuat untuk mendorong investor mengambil posisi. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,130 dan resistance di 4,160 hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
IMAS (6,200) – Spec. Buy. R2: 6,900, R1: 6,600, S1: 5,750, S2: 5,200
TINS (1,410) – BUY. R2: 1,510, R1: 1,460, S1: 1,370, S2: 1,300
BISI (1,190) – Spec. Buy. R2: 1,310, R1: 1,250, S1: 1,110, S2: 1,060
AKRA (3,675) – Spec. Buy. R2: 3,900, R1: 3,800, S1: 3,600, S2: 3,525

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads