First Asia Capital: Investor Beli Selektif

First Asia Capital: Investor Beli Selektif

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 09:18 WIB
First Asia Capital: Investor Beli Selektif
Jakarta - Pada perdagangan kemarin IHSG gagal bertahan di atas level penting 4100 menyusul tekanan jual pelaku pasar atas sejumlah saham sektoral seperti pertambangan dan perbankan. IHSG ditutup turun hampir 50 poin atau 1,2% di posisi 4093,170. Asing membukukan nilai penjualan bersih Rp.280,50 miliar. Saham emiten Grup Bakrie paling banyak dilepas pelaku pasar. Sedangkan saham barang konsumsi masih membukukan penguatan seperti UNVR, INDF, dan MYOR. Penurunan IHSG sebesar 1,2% kemarin merupakan yang terdalam di Asia.

Pasar saham Asia umumnya ditutup bervariasi cenderung flat kecuali indeks Shanghai China yang turun 1% dan Nikkei yang naik 0,4%. Harga minyak yang ikut turun 1,4% di pasar Asia kemarin turut memperburuk sentimen atas saham sektor pertambangan dan energi. Sementara itu perkembangan pasar saham global tadi malam masih bervariasi. Pelaku pasar tampaknya meragukan adanya stimulus lanjutan yang akan diambil The Fed dalam waktu dekat. Ini terutama disebabkan perekonomian AS tidak seburuk yang diperkirakan sebagai prasyarat terjadinya stimulus lanjutan (QE3). Angka GDP AS kuartal dua tahun ini tumbuh 1,7% diatas estimasi awal 1,5%. Angka penjualan rumah di AS Juli lalu naik 2,4% dibandingkan Juni yang turun 1,4%. Merespon hal tersebut, indeks DJIA dan S&P di Wall Street tadi malam ditutup flat. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat tipis tidak sampai 0,1% dengan volume transaksi yang tipis.

Melanjutkan perdagangan hari ini, investor diperkirakan akan melakukan pembelian selektif atas sejumlah saham unggulan yang kemarin tertekan sehingga membuka ruang terjadinya technical rebound. IHSG diperkirakan akan menguji level support di kisaran 4035 hingga 4070. Sedangkan resisten terdekat di 4130.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4070 S2 4035 R1 4130 R2 4170

Saham Pilihan

PGAS 3650-3850 Buy, SL 3550

BMRI 7600-8000 BoW , SL 7500

BBRI 6800-7350 BoW, SL 6700

LSIP 2525-2650 Buy, SL 2475

SGRO 2575-2775 BoW, SL 2550

(/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads