Sementara pasar saham global seperti di AS dan Uni Eropa tadi malam juga ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street ditutup turun masing-masing 0,81% dan 0,78% di posisi 13000,71 dan 1399,48. Pelaku pasar meragukan The Fed akan mengumumkan kebijakan stimulus lanjutan (QE3) pada pertemuan September mendatang. Keraguan ini disebabkan sejumlah hal seperti data ekonomi AS yang keluar lebih baik dari perkiraan. Pengeluaran konsumen di AS Juli naik 0,4% tertinggi dalam lima bulan terakhir. Angka PDB 2Q12 AS naik 1,7% dari perkiraan awal 1,5%. Sejalan dengan hal tersebut, harga sejumlah komoditas tambang juga ikut terkoreksi. Harga mimnyak mentah di AS turun 0,69% di USD95,88/barel dan harga emas turun 0,31% di USD1659,90/t.oz.
Iklim pasar saham global yang kurang kondusif tersebut diperkirakan masih akan berimbas negatif pada perdagangan hari ini. Secara technical IHSG bergerak dibawah MA100 yang mengindikasikan sinyal perubahan tren menjadi bearish minor. Investor disarankan mencermati saham-saham unggulan yang terkoreksi dalam terutama di sektor perbankan, properti, infrastruktur, dan perdagangan ritel. IHSG akan bergerak dengan support di 3960 dan resisten di 4040.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
PGAS 3650-3850 Buy, SL 3550
BRMS 430-480 TB, SL 420
LSIP 2525-2650 Buy, SL 2475
HRUM 5700-6100 BoW, SL 5500
SSIA 1110-1180 TB, SL 1070
KLBF 3775-3975 BoW, SL 3725
MAPI 6350-6600 TB, SL 6250
(ang/ang)











































