Jakarta - Pada perdagangan Selasa, 4 September 2012 kemarin, IHSG akhirnya ditutup di level 4.105,25 atau turun 12,70 poin (-0,31%), utamanya akibat penurunan saham-saham di sektor Pertambangan (-2,24%), Finance (-0,43%) dan Perdagangan (-0,41%), sedang satu-satunya sektor yang menguat adalah Infrastruktur (+0,53%). Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.22 Miliar.
Sebelumnya bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan sore kemarin rata-rata juga ditutup melemah, dimana Hangseng turun ke level 19.429,91 (-0,66%), STI turun ke level 3.011,55 (-0,19%), Nikkei turun ke level 8.775,51 (-0,10%) dan Kospi turun ke level 1907,13 (+0,29%).
Demikian pula Pasar Saham Eropa kembali ditutup melemah akibat turunnya saham-saham pertambangan dan perbankan. FTSE turun ke level 5.672,01 (-1,50%), DAX turun ke level 6.932,58 (-1,17%) dan CAC40 turun ke level 3.399,04 (-1,58%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Pasar Saham Wall Street berakhir mixed setelah libur dalam rangka labor day. Pada penutupan perdagangan Selasa, DJI berada di level 13.035,94 atau turun 54,90 poin (-0,42%), Nasdaq berada di level 3.075,06 atau naik 8,09 poin (+0,26%) dan S&P500 berada di level 1.404,94 atau turun 1,64 poin (-0,12%).
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diperkirakan kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.076-4.137.
(ang/ang)